kabar

Baku tembak di Beirut tewaskan satu anggota Hizbullah dan tiga anggota Amal

Pemimpin dari partai Kristen memperingatkan perang saudara bisa berulang di Libanon.

15 Oktober 2021 14:30

Baku tembak berlangsung kemarin di kawasan Tayunah, Ibu Kota Beirut, Libanon, telah menewaskan enam orang, termasuk dua perempuan. Insiden ini juga mencederai 60 orang lainnya. 

Korban meninggal itu termasuk pula satu anggota Hizbullah dan tiga anggota Amal. Hizbullah dan Amal adalah dua partai Syiah. 

Hizbullah dan Amal menuding penembak jitu dari Pasukan Libanon, partai Nasrani dipimpin oleh Samir Ja'ja' sebagai pelaku.

Samir mendukung Hakim Tariq Bitar untuk terus mengadili kasus Ledakan Pelabuhan Beirut, terjadi Agustus tahun lalu. Sedangkan Hizbullah menolak karena khawatir Bitar bakal memutuskan Hizbullah sebagai dalang dari ledakan Pelabuhan Beirut. 

Karena itulah, ratusan pendukung Hizbullah dan Amal kemarin berunjuk rasa di luar gedung pengadilan. Mereka menuntut Bitar diganti. 

Samir menolak tuduhan Hizbullah itu. "Kami mengecam kwjadian hari ini dan mendesak pihak berwenang untuk mencari para pelaku dan dalangnya," katanya kemarin melalui keterangan tertulis. 

Pemimpin Partai Kataib Kristen (Phalangi) Sami al-Jamil mengakui ada kemungkinan perang saudara bisa meletup lagi, seperti terjadi selama 1975-1990. "Baku tembak terjadi hari ini sangat mirip dengan kejadian pernah meletuskan perang saudara di Libanon dan itu bisa berulang," ujarnya. 

Anggota Parlemen Libanon dari Partai Pasukan Libanon Imad Wakim menegaskan bentrokan bersenjata kemarin terjadi adalah antara rakyat Libanon dari beragam etnis melawan pasukan Hizbullah. Dia menegaskan rakyat Libanon ingin mendapatkan keadilan dalam perkara Ledakan Pelabuhan Beirut. 

"Kami tidak akan membiarkan Hizbullah berlaku semau mereka. Kami tidak akan membiarkan Hizbullah mencampuri urusan hukum," ujar Wakim. "Kami bakal memastikan Hakim Bitar bisa merampungkan tugasnya."

 

 

Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Saifuddin Hasyim dan putranya, Ridha Saifuddin (kanan). (Twitter)

Israel: Mantu mendiang Qasim Sulaimani selundupkan senjata dari Iran untuk Hizbullah

Selain Hizbullah, Iran juga menyokong dua milisi anti-Israel di Palestina, yakni Hamas dan Jihad Islam.

Jawad Nasrallah, putra dari pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah, sehabis mencoblos pada 15 Mei 2022.  (Telegram)

Hizbullah kehilangan suara mayoritas di parlemen

Perolehan kursi Kubu Independen melonjak sepuluh menjadi 16. Blok Masyarakat Sipil atau Oposisi juga sama: meningkat sebelas kursi menjadi 12.

Pemimpin Hizbullah Hasan Nasrallah berpidato dalam peringatan dua tahun kematian komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani dan komandan Barisan Mobilisasi Rakyat Abu Mahdi al-Muhandis, 3 Januari 2022. (Al-Manar)

Nasrallah: Ideologi ISIS berasal dari Arab Saudi

Bin Salman empat tahun lalu mengakui ajaran Islam versi Wahabi memang keliru.





comments powered by Disqus