kisah

Kenang Al-Aqsa lewat foto selfie

"Karena mungkin kami tidak bisa datang lagi ke sini Ramadan tahun depan," kata Shoruq, gadis Palestina dari Tepi Barat.

20 Juli 2015 09:51

Tidak mudah bagi orang Palestina mengunjungi kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur. Di luar Ramadan, Israel cuma mengizinkan lelaki dan perempuan berusia di atas 40 tahun berziarah dan bersalat di bekas kiblat umat Islam ini.

Sadar tidak mudah melawat ke Al-Aqsa, Ramadan tahun ini kaum muda Palestina memiliki tren baru: berfoto selfie di sana.

"Kami berfoto selfie sebagai kenangan," kata Shoruq, gadis dari Tepi Barat. Dia berpose bareng temannya, Syahira, di tengah terik memanggang Al-Aqsa. Keduanya sama-sama berjilbab warna cerah. "Karena mungkin kami tidak bisa datang lagi ke sini Ramadan tahun depan."

"Kami berfoto selfie dengan latar Masjid Kubah Batu," ujar Syahira. Dalam kompleks Al-Aqsa ada dua masjid, yakni Masjid Al-Aqsa berkubah hijau dan Masjid Kubah Batu berkubah kuning. Setelah bersalat di Masjid Al-Aqsa, Nabi Muhammad bermikraj lewat Masjid Kubah Batu.

Bagi kaum Yahudi kompleks Al-Aqsa juga dikeramatkan. Mereka meyakini dulunya di sana berdiri Kuil Bukit dan akhirnya dihancurkan bangsa Romawi pada tahun 70 Masehi.

Namun Israel hanya membolehkan peziarah Yahudi datang dalam jumlah kecil. Mereka juga cuma diizinkan sampai ke Tembok Ratapan, tidak boleh memasuki dua masjid itu.

Negara Zionis itu mengizinkan ratusan ribu orang Palestina datang ke Al-Aqsa Ramadan kali ini. Di Jumat pertama bulan puasa saja, menurut kepolisian Israel, ada 80 ribu jamaah salat di sana.

Mahdi al-Karaki dari Kota Hebron, Tepi Barat, mengakui ini kunjungan bersejarah bagi dirinya. "Saya belum pernah ke Al-Aqsa lagi 20 tahun terakhir," tuturnya. "Foto ini sebuah kenangan dan saya akan unggah di Facebook."

Bagi rakyat Palestina, Al-Aqsa sejatinya dekat terasa amat jauh lantaran dikontrol oleh Israel. Alhasil, foto-foto selfie mereka di Al-Aqsa menjadi kenangan dan dapat mengobati kerinduan mereka.

Syekh Salman al-Audah, ulama tersohor Arab Saudi ditahan sejak 10 September 2017 tanpa proses hukum jelas. (Twitter/Prisoners of Conscience)

Kuasa Bin Salman nestapa Syekh Salman

Selama lima bulan pertama dalam penjara, Syekh Salman tidak diizinkan menghubungi keluarganya.

Direktur Jenderal Kementerian Luar Negeri Israel Ron Prosor (berjas dan berdasi) berpose dengan latar barang-barang bantuan kemanusiaan dari Israel untuk korban tsunami Aceh di Bandar Udara Hang Nadim, Batam, 11 Januari 2005.(Albalad.co)

Garuda dan Bintang Daud nyaris berdekapan

Pertemuan rahasia Indonesia-Israel itu berlangsung sebelum Natal tahun lalu di Singapura. "Yang hadir masing-masing tiga orang dari Indonesia dan Israel, serta dua dari Amerika," kata sumber Albalad.co

Peta lokasi Kedutaan Besar Israel di Ibu Kota Ankara, Turki. (Twitter)

Kokohnya hubungan diplomatik Turki-Israel

Para anggota Mossad bebas keluar masuk Turki dengan peralatan kerja mereka tanpa pemeriksaan keamanan dan paspor di perbatasan. 

DJ tersohor Palestina Sama Abdul Hadi memimpin pesta musik di dalam Masjid Nabi Musa, Kota Jericho, Tepi Barat, Palestina. (YouTube/Screenshot)

Pesta musik di kubur Nabi Musa

Pesta musik itu sudah mendapat izin dari Kementerian Pariwisata Palestina.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Kuasa Bin Salman nestapa Syekh Salman

Selama lima bulan pertama dalam penjara, Syekh Salman tidak diizinkan menghubungi keluarganya.

27 Januari 2021

TERSOHOR