kisah

Langka pohon Natal di Yerusalem

Hal lain mencemaskan di Yerusalem adalah kian merosotnya jumlah pengikut Yesus di sana.

24 Desember 2015 18:05

Dalam Alkitab disebutkan Yerusalem memiliki kedudukan istimewa dalam kehidupan Yesus. Di sanalah Yesus disalib dan bakal dibangkitkan.

Namun atmosfer Natal tidak kentara di kota suci bagi tiga agama itu: Yahudi Nasrani, dan Islam. Pusat-pusat belanja di Yerusalem tidak menjual aksesori Natal.

Penganut Kristen tidak sampai dua persen dari hampir 900 ribu penduduk Yerusalem. Di Israel, hari Natal sama seperti hari biasa lainnya, tidak ada yang istimewa. Kantor-kantor pemerintah buka. Hanya saja Natal tahun ini berbeda karena di hari Jumat. Jadi semua diliburkan demi menghormati Sabbath dirayakan orang Yahudi besoknya.

Barangkali ini bakal membikin orang kaget: sungguh sulit mencari pohon Natal di Yerusalem. Hanya tersisa sedikit.

Bagi siapa saja tinggal di Yerusalem ingin mencari pohon Natal mempunyai dua pilihan. Sebagian orang Palestina pergi ke Bait Jala atau Bethlehem untuk mendapatkan cemara hidup atau baru saja ditebang.

Atau bermobil sekitar setengah jam ke hutan cemara dikelola JNF (Dana Bangsa Yahudi) di Beith Shemesh. JNF menjual pohon-pohon cemara buat perayaan Natal itu 70 shekel atau kini setara Rp 244.750 per pohon.

JNF saban tahun membagikan 800 pohon cemara gratis untuk merayakan Natal. Kedutaan besar Inggris, Rusia, dan Amerika Serikat biasanya kebagian hingga 84 pohon untuk para staf mereka. Sebanyak 200 pohon lainnya diberikan ke Balai Kota Yerusalem, untuk dibagikan kepada penduduk Kristen Palestina. Sisanya baru dijual.

Katrina Ligett, asal New Hampshire, Amerika Serikat, baru setahun tinggal di Israel bareng suaminya dan tahun ini adalah Natal pertama mereka di negara Zionis itu. Dia datang ke hutan JNF buat membeli pohon Natal. "Kami mencari lewat Google dengan kata kunci pohon Natal dan Yerusalem, akhirnya kami tiba di sini," kata Katrina.

Bukan sekadar kelangkaan pohon Natal, hal lain mencemaskan di Yerusalem adalah kian merosotnya jumlah pengikut Yesus di sana. Angka penganut Nasrani di Yerusalem tetap sejak 1967, sedangkan jumlah kaum Yahudi dan muslim terus bertambah.

"Kami tidak berupaya menjadikan orang Yahudi berpindah agama ke Kristen," ujar George Assousa, orang Kristen Palestina ahli nuklir. "Kami (orang Nasrani di Yerusalem) bakal lenyap."

Dua tahun lalu Knesset (parlemen Israel) membahas usulan dari anggotanya, seorang Arab Kristen, untuk menaruh sebuah pohon Natal di halaman kompleks gedung Knesset. Gagasan ini akhirnya ditolak.

Natal memang hadir di Yerusalem, tapi mencari pohon Natal asli tegak di sana sulitnya bukan main.

Pemandangan pada Selasa sore, 31 Mei 2016, di pusat belanja Lale di Ibu Kota Teheran, Iran. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Eksodus kaum jenius dari negara Mullah

Sebanyak 43 persen atlet olimpiade, 30 persen profesor di berbagai disiplin ilmu, seperti mekanik dan komputer di sejumlah universitas, dan tiga ribu dokter sudah dan siap keluar dari Iran.

Menteri Energi Israel Karin Elharrar, Menteri Perubahan Iklim dan Lingkungan Uni Emirat Arab (UEA) Mariam al-Muhairi, dan Menteri Air Yordania Muhammad an-Najjar pada 22 November 2021 di Dubai, UEA, menandatangani kerjasama pembangunan pembangkit listrik tenaga surya di Yordania. (Courtesy)

Kalah air dekap Israel

Kerjasama soal air antara kedua negara sudah berlangsung sejak satu abad silam. Pada 1921, Yordania dan Israel sepakat membangun pembangkit listrik tenaga air di simpang Sungai Yordania.

Kantor pajak Israel di Yerusalem. (Yediot Ahronot/Alex Kolomoisky)

Israel akan beri sanksi kantor kementerian dan pemerintah tidak pindah ke Yerusalem

Masih ada seratus kantor pemerintah terletak di Ibu Kota Tel Aviv.

Mordy dan Natali Oknin ( keduanya duduk) didampingi dua pejabat konsuler Kementerian Luar Negeri Israel di dalam pesawat pribadi akan mengantar mereka pulang ke Israel setelah dibebaskan dqri penjara. (Israel's Ministry of Foreign Affairs)

Natali dan azan di Istanbul

Penahanan keduanya menjadi ujian terberat bagi pemerintahan Bennett. Pemimpin dari Partai Yamina ini sudah bertekad untuk membebaskan empat warga Israel masih dalam tawanan Hamas di Jalur Gaza.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Eksodus kaum jenius dari negara Mullah

Sebanyak 43 persen atlet olimpiade, 30 persen profesor di berbagai disiplin ilmu, seperti mekanik dan komputer di sejumlah universitas, dan tiga ribu dokter sudah dan siap keluar dari Iran.

29 November 2021
Kalah air dekap Israel
26 November 2021
Natali dan azan di Istanbul
19 November 2021
Relasi Libya-Israel
15 November 2021

TERSOHOR