kisah

Koneksi Yahudi bakal calon presiden Amerika

Bernie Sanders pernah tinggal di sebuah kibbutz di Israel bersama istri pertamanya.

10 Februari 2016 17:45

Hingga artikel ini dilansir, jumlah suara telah dihitung dalam kaukus calon presiden Amerika Serikat dari partai Republik dan Demokrat untuk daerah pemilihan New Hampshire sudah 89 persen. Hasilnya, Donald J. Trump dipastikan menang dengan perolehan sementara 35,1 persen suara dan dari kubu Demokrat, Bernie Sanders, menekuk Hillary Clinton dengan raihan 60 persen.

Saban kali pemilihan presiden digelar di negara adikuasa itu, isu Israel selalu mendominasi. Sebab sebagian besar orang mafhum lobi Yahudi pro-Zionis begitu menguasai sistem polittik di Amerika.

Kesimpulan ini diperkuat oleh buku the Israel Lobby and US Foreign Policy terbitan 2006 karya dua profesor Amerika, John J.Mearsheimer dan Stephen M. Walt. Para pelobi Israel itu ikut menyumbang di PAC dan Super PAC, dua kaki tangan AIPAC (Komite Urusan Publik Amerika-Israel) bergerak di Demokrat dan Republik.

Berikut daftar bakal calon presiden Amerika Serikat pada pemilihan tahun ini dan koneksi mereka terhadap lobi Yahudi.

PARTAI REPUBLIK

Donald Trump, 68 tahun, konglomerat real estat

Penyokong dari Yahudi

Putri dari Trump, Ivanka, menikah dengan Jared Kushner, pemilik surat kabar mingguan the New York Observer, juga anak konglomerat real estat. Ivanka berpindah menjadi penganut Yudaisme sebelum kawin dan keduanya berkomitmen membesarkan anak-anak mereka menurut agama Yahudi.

Sebagian rekan bisnisnya juga orang Yahudi. Salah satunya adalah Michel Cohen, Wakil Presiden Direktur Trump Organization.

Posisi terhadap Israel

Akhir tahun lalu Trump menolak berkomitmen untuk mengakui seluruh wilayah Yerusalem adalah ibu kota Israel. Tapi Januari tahun ini dia bilang kalau terpilih bakal memindahkan Kedutaan Besar Amerika dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Ted Cruz, 45 tahun, senator dari Texas

Penyokong dari Yahudi

Kebanyakan laporan media menyebut empat miliarder pendana kampanye Cruz bukan orang Yahudi. Tapi konglomerat kasino berdarah yahudi, Sheldon Adelson, bilang dia dan istrinya sudah memantapkan pada satu pilihan. Adelson mendukung Marco Rubio, sedangkan Miriam Adelson menyokong Cruz.

Posisi terhadap Israel

Kalau terpilih, Cruz mengatakan akan segera memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem. Dia juga bakal mengundang Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menghadiri pidato kenegaraan pertamanya.

Cruz mendukung kelompok sayap kanan Israel. Dia beberapa kali menghadiri acara Organisasi Zionis Amerika.

Marco Rubio, 44 tahun, senator dari Florida

Penyokong dari Yahudi

Norman Braman, pedagang mobil berdarah Yahudi di Florida Selatan, sejak lama merupakan pendukung Rubio. Dia juga mempekerjakan istri Rubio, Jeanette Rubio, di yayasan amal milik keluarganya.

Sheldon Adelson sudah menyatakan akan mendukung Rubio. Akhir tahun lalu Rubio berhasil memperoleh sokongan dari konglomerat Yahudi, Paul Singer, aktif dalam mendanai gerakan pro-Israel. Rubio juga kerap berkonsultasi dengan sejumlah pemikir Yahudi tersohor, termasuk Elliott Abrams, Robert Kagan, dan Eric Edelman.

Posisi terhadap Israel

Rubio bilang akan memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem bila terpilih. Situs kampanyenya juga memiliki laman khusus Israel.

Jeb Bush, 62 tahun, mantan gubernur Florida

Penyokong dari Yahudi

Dibanding bakal calon lainnya, Bush paling banyak disokong kelompok Yahudi pernah mendukung kakaknya, Presiden George Walker Bush. Para pendonornya dari kalangan Yahudi, termasuk Fred Zeidman, pengusaha asal Texas, dan Mel Sembler, konglomerat real estat dari Florida.

Para penasihatnya juga Yahudi senior pernah menjabat saat kakaknya berkuasa, termasuk mantan Menteri Keamanan Dalam Negeri Michael Chertoff dan bekas Jaksa Agung Michael Mukasey.

Posisi terhadap Israel

Bush juga bilang akan memindahkan Kedutaan Amerika ke Yerusalem.

Ben Carson, 64 tahun, pensiunan dokter syaraf dan penulis buku terlaris

Penyokong dari Yahudi

Di antara penasihat kebijakan luar negeri Carson adalah Geroge Birnbaum, pernah menjadi kepala staf Netanyahu di periode pertama kepemimpinannnya (1996-1999). Dia juga berteman dengan Arthur Finkelstein, juga pernah menjadi penasihat Netanyahu.

Posisi terhadap Israel

Dia kelihatan kurang menguasai seputar Israel. Dalam sebuah forum digelar Koalisi Yahudi Republiken, dia salah bilang 'Hamas' menjadi 'hummus'.

PARTAI DEMOKRAT

Bernie Sanders, 74 tahun, senator dari Vermont

Penyokong dari Yahudi

Sanders adalah orang Yahudi dan dia pernah tinggal di sebuah kibbutz dengan istri pertamanya, juga berdarah Yahudi. Setelah pindah ke Vermont, dia bersahabat dengan dua tokoh Yahudi: filsuf Richard Sugarman dan Huck Gutman, profesor sastra di Universitas Vermont.

Posisi terhadap Israel

Dia mendukung hak Israel untuk eksis dan membela diri.

Hillary Rodham Clinton, 69 tahun, mantan ibu negara dan bekas menteri luar negeri

Penyokong dari Yahudi

Seperti Trump, Hillary juga bermantukan orang Yahudi, yakni Marc Mezvinsky, bankir investasi beribukan Marjorie Margolies-Mezvinskyread, anggota Kongres dari Partai Demokrat.

Bill dan Hillary sudah memiliki penggemar orang Yahudi bahkan sebelum keduanya menikah dan pindah ke Arkansas. Para penyokong setia Bill Clinton saat pemilihan presiden pada 1992 juga masih loyal kepada Hillary.

Pendukung Hillary paling terkemuka adalah Haim Saban, konglomerat entertainmen berdarah Israel-Amerika. Salah satu penasihatnya paling loyal juga orang Yahudi, yakni Martin Indyk, pernah bergabung dengan AIPAC

Posisi terhadap Israel

Hillary mulai menjalin kontak dengan Israel saat memberlakukan sistem pendidikan dini ala negara Zionis itu, ketika suaminya menjadi gubernur Arkansas.

Bocah perempuan pedagang belalang di Kota Tua, Sanaa, Yaman. (Middle East Eye/Nasih Syakir)

Makan belalang Yaman kenyang

Jutaan warga Yaman sedang kelaparan mengandalkan belalang untuk bertahan hidup.

Saud al-Qahtani (Twitter)

Misteri Qahtani selepas Khashoggi

Bin Salman dikabarkan meracuni salah satu orang kepercayaannya, Saud al-Qahtani, hingga tewas.

Roy Grant berpose dengan tempe bikinanannya. Dia adalah pengrajin tempe satu-satunya di Israel. (Roy Grant buat Albalad.co)

Mengunjungi pengrajin tempe satu-satunya di Israel

"Ini adalah negara kecil. Jadi tidak ada alasan untuk membangun pabrik tempe di Israel," tutur ayah dua anak ini.

Maha as-Subaii (28 tahun) dan adiknya Wafa as-Subaii (25 tahun), dua gadis asal Arab Saudi meminta suaka ke Georgia. (Twitter/@GeorgiaSisters)

Pelarian Maha dan Wafa

Jumlah pencari suaka asal negeri Dua Kota Suci itu naik tiga kali lipat sepanjang 2012 hingga 2017 menjadi 800 orang.





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Makan belalang Yaman kenyang

Jutaan warga Yaman sedang kelaparan mengandalkan belalang untuk bertahan hidup.

09 September 2019
Pelarian Maha dan Wafa
23 Agustus 2019

TERSOHOR