kisah

Rencana besar lari dari Penjara Gilboa

Terowongan untuk kabur mulai digali pada November tahun lalu. Tadinya ada sebelas tahanan berencana lari namun lima membatalkan niatnya.

15 September 2021 07:53

 

Mulanya, ada sebelas tahanan Palestina ingin kabur dari Penjara Gilboa di Beit HaShita, utara Israel. Namun akhirnya lima orang membatalkan niatnya. Hingga akhirnya enam tahanan lari dari sana Senin dini hari pekan lalu.

Rencana besar ini disusun sedari akhir tahun lalu. Penggalian dimulai November oleh sebelas tahanan menggunakan piring dan gagang panci ditajamkan ujungnya. Tanah telah digali dibuang di pipa pembuangan air, bak sampah, dan saluran pancuran.

Berdasarkan hasil interogasi terhadap keempat tahanan telah ditangkap lagi - Yaqub Qadri dan Mahmud al-Aridah dibekuk Jumat pekan lalu, Zakaria Zubaidi dan Muhammad al-Aridah dicokok besoknya - niat ambisius ini diketahui tahanan lain menghuni blok sama dengan keenam tahanan akhirnya berhasil kabur.

Seorang sumber Palestina dekat dengan para tahanan di Penjara Gilboa membenarkan tahanan lain memang mengetahui rencana pelarian itu, namun intelijen penjara gagal mengendusnya. Terutama tahanan dari kelompok Jihad Islam, mereka tahu terowongan sedang digali di sel nomor lima.

"Banyak tahanan mengetahui soal terowongan itu," kata sumber ini. Dia bilang penggalian berangsung selama sekitar setengah tahun tanpa diketahui sipir.

Hasil penyelidikan juga menemukan Zakaria Zubaidi, satunya-satunya anggota Fatah ikut dalam pelarian itu, baru masuk ke dalam sel tempat terowongan digali beberapa jam sebelum keenam tahanan ini kabur.

Para penyelidik mengungkapkan ada satu tahanan memutuskan tidak jadi ikut lari beberapa jam sebelum semua sel dikunci malamnya. Komplotan merencakan kabur akhirnya mendekati tahanan lainnya. Iham Kamamji, penghuni sel lain sama seperti Zakaria Zubaidi, akhirnya menggantikan satu tahanan batal.

Selain itu, para sipir mestinya mengecek semua sel saban setengah jam untuk memastikan jumlah tahanan di tiap bui sesuai, hanya berjalan saja di lorong ketika malam sebelum pelarian dan beberapa malam sebelumnya.

Lima tahanan memutuskan batal ikut kabur dengan pertimbangan mereka balal segera dibebaskan dan risikonya terlalu besar jika tertangkap.

Upaya kabur pernah dilakukan dari Penjara Gilboa tujuh tahun lalu tapi berhasil digagalkan sipir penjara.

Sejauh ini, polisi telah menginterogasi 30 orang, termasuk sipir, tahanan pekerja, dan warga sipil memiliki akses keluar masuk Penjara Gilboa.

Seorang staf penjara bagian pemeliharaan pernah diberitahu oleh sejumlah tahanan soal macetnya saluran pembuangan air. Karena itu, perlu disedot menggunakan truk pemompa. Namun keluhan itu tidak ditanggapi.

Saat penyelidikan berlangsung, staf itu meminta tahanan tidak mengungkapkan hal ini. Sekarang dia diskors tujuh hari.

Proses pelarian itu sebenarnya terekam kamera pengawas di Penjara Gilboa, namun tidak ada satupun petugas keamanan memperhatikan hal itu, seperti dilansir situs berita Walla Senin lalu. Seorang petugas di ruang kontrol kamera pengintai malam asyik menonton televisi.

Stasun televisi Channel 12 melaporkan adalah tugas boleh dibilang mustahil dilakukan satu penjaga mengawasi lusinan kamera sehingga dia akhirnya tidak tahu ada enam tahanan kabur.

Walla menyebutkan anjing-anjing penjaga juga sudah menyalak ketika para tahanan mulai muncul dari lubang di luar tembok penjara, sehingga mengaktifkan sistem peringatan keamanan. Kamera-kamera pengawas terdekat pun langsung menyorot ke areal tempat anjing penjaga itu menyalak dan lubang tempat keenam tahanan Palestina keluar.

Rupanya, penjaga perempuan di menara dekat lubang keluarnya enam tahan Palestina itu sedang tidur. Dia sempat bangun namun karena tidak melihat sesuatu mencurigakan, terlelap lagi.

Para pejabat keamanan Israel meyakini dua tahanan masih diburuh, Iham Kamamji, dan Munadal Nafiyat, sudah berhasil menyeberang ke Jenin, Tepi Barat. Jaraknya memang tidak sampai enam kilometer dari Penjara Gilboa.

Enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa di utara Israel pada 6 September 2021. Mereka ditangkap lagi dalam dua pekan. (Israel Prison Service)

Enam tahanan Palestina kabur dan telah ditangkap, dipindah ke lima penjara berbeda

Lima dari tahanan kabur itu anggota Jihad Islam, sedangkan Zubaidi dari Fatah.

Daftar enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa di utara Israel pada 6 September 2021. (Israel Prison Service)

Takut diketahui, enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa sehari lebih dulu dari rencana

Mereka merangkak dalam terowongan selama setengah jam sebelum keluar melalui lubang di luar tembok penjara.

Daftar enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa di utara Israel pada 6 September 2021. (Israel Prison Service)

Biaya untuk buru enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa setidaknya Rp 43 miliar sehari

Ongkos ini termasuk untuk menurunkan ratusan personel gabungan dari militer, Shin Bet, dan Yamam.

Iham Kamamji (kiri) dan Munadal Nafiyat ditangkap pasukan keamanan Israel pada 18 September 2021 di Jenin, Tepi Barat, Palestina. (Shin Bet)

Israel tangkap dua buronan terakhir kabur dari Penjara Gilboa

Penangkapan Kamamji dan Nafiyat itu mengakhiri perburuan terbesar sepanjang sejarah Israel terhadap keenam tahanan Palestina lari Penjara Gilboa. 





comments powered by Disqus

Rubrik kisah Terbaru

Diplomasi Bintang Daud di negara Kabah

Rabbi Yaakov dari Israel pelesiran di Riyadh tanpa rasa cemas.

22 Oktober 2021
Korupnya rezim Abbas
22 September 2021

TERSOHOR