olahraga

Liverpool FC akan luncurkan program pelatihan sepak bola di UEA

Program ini untuk anak-anak berusia 7-15 tahun dan dimulai bulan depan.

15 September 2015 20:42

Klub Liga Primer Inggris Liverpool Football Club hari ini bilang akan meluncurkan program pelatihan sepak bola di Uni Emirat Arab (UEA).

Bekerja sama dengan PESCO, perusahaan manajemen kegiatan olahraga berkantor pusat di Dubai, UEA, Liverpool bakal menggelar program bagi anak-anak muda di negara Arab Teluk itu.

Program pelatihan sepak bola bagi generasi muda UEA ini awalnya akan berfokus pada sekolah-sekolah di Dubai. Dimulai bulan depan dan bakal memberi sebuah kesempatan unik bagi para pesepak bola belia untuk belajar bermain dengan cara Liverpool. Program ini untuk anak-anak berusia 7-15 tahun buat meningkatkan keahlian bermain sepak bola dan mengembangkan teknik, taktik, serta aspek sosial dalam olahraga paling tersohor sejagat itu.

Klub berusia 123 tahun itu merupakan salah satu klub paling terkenal dan disegani di dunia. Liverpool FC sudah memenangkan 18 gelar Liga Primer Inggris, tujuh Piala FA, dan delapan Piala Liga.

Utusan Liverpool FC Ian Rush menjelaskan program ini memberikan pengalaman fantastis dan kesempatan diajar oleh para pelatih klub itu. "Program internasional ini mampu membawa klub lebih dekat dengan para penggemar belia di seluruh dunia," katanya.

Nisal Muhammad, direktur program dari PESCO, pun mengaku senang dengan kerja sama ini. "Kami sekarang dalam proses mendata sekolah-sekolah tertarik," ujarnya.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.

Muhammad Salah, bintang sepak bola Liverpool FC asal Mesir. (Twitter/MoSalah)

Salah gagal salat Idul Fitri karena rumah dikepung ribuan penggemar

"Ini tidak ada hubungannya dengan cinta. Ini tidak menghormati privasi dan tidak profesional," tulis Salah dalam bahasa Arab.

Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan, pangeran dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, merupakan pembeli klub Liga Primer Inggris, Newcastle United, seharga Rp 6,4 triliun. (Wikimedia Commons)

Pangeran dari Abu Dhabi beli klub Newcastle United seharga Rp 6,4 triliun

Syekh Khalid tadinya menawarkan harga US$ 2,6 miliar (Rp 37,4 triliun) untuk menguasai Liverpool FC namun ditolak oleh sang pemilik, Fenway Sports Group.





comments powered by Disqus