olahraga

Bahas kontrak baru dengan Qatar Airways, Camp Nou bakal ganti nama

Nilai kontrak baru dengan Qatar Airways diperkirakan naik dari Rp 491,3 miliar menjadi Rp 1,06 triliun setahun.

17 September 2015 20:57

Stadion Camp Nou menjadi markas klub sepak bola FC Barcelona bisa berganti nama sebagai bagian dari kontrak sponsor baru dengan Qatar Airways.

Presiden klub Josep Maria Bartomeu bareng sejumlah penasihat utamanya tengah berada di Ibu Kota Doha untuk mencapai kesepakatan baru. Perjanjian anyar itu nantinya disampaikan dalam pertemuan tahunan klub pada 24 Oktober.

Kesepakatan baru ini diperkirakan termasuk perpanjangan Qatar Airways sebagai sponsor kostum. Nilainya naik dari US$ 34 juta atau kini setara Rp 491,3 miliar setahun menjadi US$ 74 juta (Rp 1,06 triliun) saban tahun. Perjanjian baru itu juga mencakup penjualan hak pemberian nama bagi stadion.

Langkah kontroversial ini bisa menarik dana sekitar US$ 225 juta (Rp 3,2 triliun) bagi klub La Liga itu. Manajemen Barcelona memang berencana merenovasi stadion bersejarah ini dan kawasan sekeliling sebagai bagian dari pembangunan Espai Barcelona.

Camp Nou, berkapasitas 99.354 tempat duduk, diresmikan pada 1957. Ia merupakan stadion terbesar di Spanyol sekaligus Eropa.

Logo stasiun televisi olahraga beIN Sports. (Arabian Business)

Arab Saudi akui curi hak siar milik televisi Qatar

Keputusan WTO itu merupakan cacat terburuk bagi negara Kabah itu selain masalah pelanggaran hak asasi manusia.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Pertarungan tinju Tyson versus Holyfield jilid tiga digelar di Riyadh pada Juli

"Pertarungan itu akan dilaksanakan pada 11 Juli di Ibu Kota Riyadh," kata seorang sumber Albalad.co.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi bayar uang muka Rp 314 miliar untuk membeli klub Newcastle United

Kalau pembelian ini terwujud, maka Newcastle United bakal menjadi klub kedua Liga Primer Inggris dimiliki Arab Saudi setelah Sheffield United dibeli oleh Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz.

Pangeran Al-Walid bin Talal dari Arab Saudi bersalaman dengan Presiden Joko Widodo saat bertemu di Istana Bogor, Jawa Barat, 22 Mei 2016. Tampak pula Duta Besar Indonesia buat Arab Saudi Agus Maftuh Abegebriel, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said. (Agus Maftuh Abegebriel buat Albalad.co)

Keponakan Raja Salman dalam proses beli Olympique Marseille

Usaha pertama Pangeran Al-Walid untuk memiliki klub Liga 1 Prancis itu gagal pada 2014.





comments powered by Disqus