olahraga

Delapan pemain dalam tim sepak bola perempuan Iran diduga lelaki

Klaim serupa juga muncul tahun lalu. Ada empat laki-laki dalam skuad sepak bola perempuan negeri Mullah itu.

29 September 2015 11:21

Tim sepak bola perempuan Iran pekan ini mendapat sorotan setelah muncul dugaan delapan pemain di skuad itu adalah lelaki, seperti dilansir situs berbahasa Arab Al-Arabiya.

"Delapan pesepak bola telah bermain untuk tim perempuan Iran tanpa melakukan operasi ganti kelamin," kata Mujtabi Syarifi, pejabat dekat dengan liga Iran, dalam wawancara dengan situs berita lokal Young Journalists Club.

Klaim serupa juga muncul tahun lalu. Surat kabar the Telegraph melaporkan ada empat laki-laki dalam skuad sepak bola perempuan negeri Mullah itu.

Syarifi tidak menyebut nama kedelapan pemain dia tuduh lelaki itu. Namun dia bilang sebagian dari mereka berkarier dalam sepak bola sebagai pria.

Dia menegaskan asosiasi sepak bola Iran bertanggung jawab atas skandal ini. Dia menyebut sebagai tindakan tidak etis.

Sejauh ini asosiasi sepak bola Iran tidak berkomentar atas tuduhan Syrifi itu.

Kecurigaan ada pemain lelaki dalam tim sepak bola perempuan Iran sudah mencuat beberapa tahun belakangan. Tudingan bermula terhadap seorang kiper di 2010.

Sahar Khodayari, gadis Iran penggemar sepak bola, nekat membakar diripada 1 September 2019  hingga tewas pada 10 September 2019. (Twitter)

Takut dipenjara karena berusaha tonton bola di stadion, gadis Iran bakar diri hingga tewas

Setelah Arab Saudi mencabut larangan serupa tahun lalu, Iran menjadi satu-satunya negara di dunia melarang kaum hawa menonton pertandingan sepak bola di stadion.

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran, Said Maulai, pada 2018. (YouTube screenshot)

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.

Syekh Khalid bin Zayid, pangeran dari Dubai, Uni Emirat Arab, merupakan pemilik Bin Zayed Group. (Screencapture YouTube)

Pangeran dari Dubai segera miliki Newcastle United

Pangeran Khalid bin Zayid sepakat membeli Newcastle United seharga Rp 6,2 triliun.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.

01 September 2019

TERSOHOR