olahraga

Swastanisasi klub sepak bola di Arab Saudi dimulai tahun depan

Proses privatisasi ini nantinya meliputi semua cabang olahraga.

30 Oktober 2015 05:35

Klub-klub sepak bola di Arab Saudi mulai tahun depan akan diswastanisasi. Proses privatisasi ini nantinya meliputi seluruh cabang olahraga.

Sejumlah sumber mengungkapkan program swastanisasi klub sepak bola ini bakal diluncurkan Agustus 2016, tidak lama sebelum kompetisi Liga Abdul Latif Jamil dimulai. Proses privatisasi ini bakal mempertimbangkan banyak hal, termasuk lokasi klub, jumlah penggemar, rekor kejuaraan, dan sumbangan pemain bagus terhadap tim nasional di beragam kelompok usia.

Sumber-sumber itu meyakini privatisasi klub-klub olahraga akan membantu menghilangkan krisis keuangan, membikin klub lebih stabil dan lebih mampu bersaing. Mereka bilang swastanisasi ini secara bertahap bakal meliputi seluruh cabang olahraga.

Selama setahun dalam proses swastanisasi itu, Presidium Kesejahteraan Pemuda bakal membiayai seluruh manajemen klub sambil menilai klub mana saja sudah siap mencari pendanaan sendiri.

Syekh Khalifah bin Hamad bin Khalifah ats-Tsani, adik dari Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad bin Khalifah ats-Tsani. (Instagram)

Pangeran Qatar umumkan kepindahan Messi ke PSG

"Kalian tidak perlu menunggu lagi, semuanya sudah seratus persen pasti," kata Syekh Khalifah, 30 tahun, melalui akun Twitternya.

Turnamen gulat WWE pertama kali digelar di Arab Saaudi pada 2019. (Twitter)

Saudi berencana gelar turnamen gulat perempuan Oktober mendatang

Saudi pertama kali melangsungkan turnamen gulat WWE dua tahun lalu.

Pejudo asal Israel Hershko Raz nengalahkan pejudo dari Arab Saudi Tahani al-Qahtani dalam babak 32 besar cabang judo putri kelas 78 kilogram ke atas di Olimpiade Tokyo, 30 Juli 2021. (Eurosport)

Relaksasi relasi Saudi-Israel lewat olahraga

Tahani kemarin bertarung dan kalah dari Hershko. Tapi dia menjadi atlet Saudi pertama bertanding menghadapi lawan dari Israel.





comments powered by Disqus