olahraga

Malaysia tolak visa bagi dua peselancar angin Israel

Kedua peselancar Israel itu dilarang membawa bendera negara atau menggunakan segala simbol di pakaian atau papan selancar menunjukkan asal negara mereka.

28 Desember 2015 16:31

Dua peselancar angin asal Israel Yoav Omer dan Noy Drihan bareng pelatih mereka, Meir Yaniv, gagal mengikuti Kejuaraan Dunia Selancar Junior berlangsung di Pulau Langkawi, Malaysia, karena tidak memperoleh visa.

Turnamen ini berlangsung sejak kemarin hingga Ahad pekan ini, diperkirakan diikuti sekitar 300 peselancar berumur di bawah 19 tahun.

Ketua Asosiasi Selancar Israel Amir Gill menjelaskan kepada media setempat, Malaysia menetapkan hal-hal tidak bisa diterima sebagai syarat mendapatkan visa. Kedua peselancar Israel itu dilarang membawa bendera negara atau menggunakan segala simbol di pakaian atau papan selancar menunjukkan asal negara mereka.

Lewat pernyataan tertulis, Presiden World Sailing Carlo Croce bilang telah mengirim sejumlah anggota komite eksekutif ke Malaysia untuk menyelidiki kasus ini dan meminta klarifikasi dari panitia kejuaraan dunia itu. "World Sailing berharap pihak panitia membolehkan peselancar dari semua negara berkompetisi dengan adil," katanya.

Sekitar 3.500 Iran diizinkan menonton laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara tim tuan rumah menghadapi Kamboja di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, 10 Oktober 2019. (Twitter/Sporf)

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

Dua pemilik klub Liga Primer Inggris, Sheffield United - Kevin McCabe (kiri) dan Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz dari Arab  Saudi - pada 2014. (Sky News)

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran, Said Maulai, pada 2018. (YouTube screenshot)

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

14 Oktober 2019

TERSOHOR