olahraga

Laga sepak bola di Teheran ditunda karena polusi

Kementerian Kesehatan Iran bilang pada 2012 polusi udara menyebabkan kematian 4.500 orang di Teheran dan sekitar 80 ribu lainnya di seantero negeri.

28 Desember 2015 17:38

Tingkat polusi udara dua kali lipat di atas ambang normal memaksa laga sepak bola di Ibu Kota Teheran, Iran, mestinya digelar kemarin ditunda.

Pertandingan ini dijadwalkan dilangsungkan besok setelah otoritas lingkungan di Teheran kemarin merekomendasikan pertandingan seluruh cabang olahraga dihentikan, seperti dilansir kantor berita Fars.

Pemerintah meliburkan tiga hari semua sekolah di Teheran - kota berpenghuni sekitar 14 juta orang - lantaran parahnya polusi udara awal pekan lalu.

Indeks Kualitas Udara di ibu kota Iran ini kemarin di posisi 132, jauh lebih tinggi ketimbang level normal versi WHO (Organisasi Kesehatan Dunia), yakni 0-50. Muhammad Rastegari, pejabat dari otoritas lingkungan Teheran, menyarankan kaum sepuh, orang sakit, dan anak-anak tinggal di rumah.

Asap knalpot dari masing-masing lima juta mobil dan sepeda motor saban hari lalu lalang di jalan-jalan di Teheran menyumbang 80 persen dari total polusi udara. Polusi kian meningkat di musim dingin lantaran emisi sulit naik di udara beku.

Hamid Rasai, anggota parlemen dari kelompok ultra-konservatif, mengkritik respon pemerintah atas situasi itu. Sambil membagikan masker kepada rekan-rekannya, dia mengatakan tingkat polusi udara di Teheran, Qazvin, Qom, dan Isfahan sangat tinggi.

"Dua tahun terakhir dikatakan penyebab polusi udara adalah minyak impor," katanya. "Apa alasan pemerintah sekarang?"

Desember tahun lalu hampir 400 orang dilarikan ke rumah sakit karena masalah jantung dan paru-paru akibat buruknya polusi udara di Teheran. Hampir 1.500 orang lainnya mesti dirawat.

Kementerian Kesehatan Iran bilang pada 2012 polusi udara menyebabkan kematian 4.500 orang di Teheran dan sekitar 80 ribu lainnya di seantero negeri.

Sekitar 3.500 Iran diizinkan menonton laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara tim tuan rumah menghadapi Kamboja di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, 10 Oktober 2019. (Twitter/Sporf)

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

Dua pemilik klub Liga Primer Inggris, Sheffield United - Kevin McCabe (kiri) dan Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz dari Arab  Saudi - pada 2014. (Sky News)

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran, Said Maulai, pada 2018. (YouTube screenshot)

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi berencana gelar balapan Formula 1

Arab Saudi sudah menjadi tumah rumah balapan Formula E sejak Desember tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

14 Oktober 2019

TERSOHOR