olahraga

Qatar akan bikin pengadilan khusus buat adili pemabuk selama Piala Dunia 2022

Produsen bir terbesar di dunia juga bakal mensponsori Piala Dunia 2022.

09 Februari 2016 19:32

Qatar bakal membentuk sejumlah pengadilan khusus buat mengadili para penggemar asing mabuk selama pelaksanaan Piala Dunia 2022.

Qatar akan menjadi negara Arab dan muslim pertama menggelar turnamen sepak bola paling bergengsi sejagat itu. Meski sempat menjadi polemik, FIFA (Federasi Asosiasi Sepak Bola Internasional) membuat keputusan bersejarah: Piala Dunia 2022 di Qatar bakal diselenggarakan musim dingin, November-Desember.

Para pejabat Qatar bilang sekitar setengah juta penggemar sepak bola bakal membanjiri negara tajir itu selama Piala Dunia 2022 akan dibolehkan menenggak minuman beralkohol di tempat-tempat telah ditentukan. "Saya tahu di Afrika Selatan dibentuk pengadilan-pengadilan khusus selama Piala Dunia untuk masalah ini (pemabuk) dan isu itu tengah kami bahas dengan FIFA," kata ketua panitia Piala Dunia 2022 Hasan ath-Thawadi kepada wartawan di sela konferensi olahraga di Ibu Kota Doha, Qatar.

Selama menggelar Piala Dunia 2010, Afrika Selatan membikin 56 pengadilan khusus buat menangani kasus-kasus melibatkan penggemar asing. Sehingga perkara hukum bisa diselesaikan sebelum tersangka atau saksi meninggalkan negara tuan rumah.

Sebagian besar kasus berakhir dengan denda. Qatar mungkin bakal meniru vonis serupa meski hukum di negara itu bisa memenjarakan pemabuk.

Minuman beralkohol hanya tersedia di hotel-hotel elite di Qatar. Negara ini melarang orang mabuk di muka umum atau membawa masuk khamr ke Qatar.

Thawadi menegaskan pihaknya ingin memastikan para penggemar sepak bola dari seluruh dunia tidak mengganggu ketertiban umum selama Piala Dunia 2022 digelar. "Semua orang bisa bergembira mengikuti kebiasaan di Qatar," ujarnya. "Ini bakal menjadi Piala Dunia menyenangkan dan salah satu yang terbaik pernah dibikin."

FIFA sudah menyatakan akan tetap mempertahankan hak-hak komersial para sponsornya, termasuk Anheuser-Busch InBev, juga bakal mensponsori Piala Dunia 2022. Anheuser-Busch InBev, perusahaan berkantor pusat di Leuven, Belgia, adalah produsen bir terbesar di dunia dan menguasai 25 persen pasar bir global.

Brasil tadinya menolak menjual minuman beralkohol selama Piala Dunia 2014, namun akhirnya menyerah setelah ditekan FIFA.

Stadion Pelabuhan Doha di Ibu Kota Doha, Qatar. Ini salah satu stadion bakal dipakai untuk turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. (theguardian.com)

Qatar gelontorkan US$ 500 juta sepekan buat proyek Piala Dunia 2022

Sebanyak 90 persen kontrak buat proyek Piala Dunia 2022 sudah diberikan.

Stadion Al-Bait bakal dipakai dalam Piala Dunia 2022 di Qatar. (sc.qa)

FIFA menangi kasus soal penunjukan Qatar gelar Piala Dunia 2022

Penggugat mengklaim FIFA keliru memilih Qatar.

Desain Stadion Al-Bait bakal dibangun di Kota Al-Khor, Qatar, untuk Piala Dunia 2022. (iloveqatar.net)

Perusahaan Italia dapat kontrak bangun stadion untuk Piala Dunia 2022

Stadion Al-Bait, direncanakan berkapasitas 70 ribu penonton, akan menempati lahan seluas 200 ribu meter persegi.

Stadion Pelabuhan Doha di Ibu Kota Doha, Qatar. Ini salah satu stadion bakal dipakai untuk turnamen Piala Dunia 2022 di Qatar. (theguardian.com)

OKI dukung Piala Dunia 2022 di Qatar

Qatar bakal menjadi negara Arab dan muslim pertama menggelar Piala Dunia.





comments powered by Disqus

Rubrik olahraga Terbaru

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

14 Oktober 2019

TERSOHOR