olahraga

Muhammad Ali dan asmara gadis Mesir

Dia begitu terpukau dengan waduk itu dan bilang Dam Aswan salah satu bukti kebesaran Presiden Nasir.

07 Juni 2016 07:15

Mendiang petinju legendaris Muhammad Ali memiliki kenangan khusus terhadap Mesir. Lelaki dinobatkan sebagai salah satu atlet paling berpengaruh di abad ke-20 ini melawat ke negara Nil itu pada 1964 atas undangan Federasi Tinju Arab, bermarkas di Ibu Kota Kairo, Mesir.

Ketika dia melawat selama 15 hari itulah, majalah terbitan Mesir, Al-Musawwir, melansir sebuah laporan mengklaim pria bernama asli Cassius Marcellus Clay Jr. itu mempunyai hubungan asmara dengan gadis Mesir. Namanya Inyat Mustafa.

Berita kontroversial ini sontak menyebar luas di media global. Ketika itu, rumah tangga Ali dan istrinya, Sonji Roi, memang tengah mengalami keretakan.

Ali membantah kabar dirinya berpacaran dengan Inyat. Dia cuma berkomentar berita itu bohong, namun dia tidak berniat menggugat Al-Munawwir.

Petinju tersohor itu mengembuskan napas terakhir Jumat pekan lalu setelah puluhan tahun berjuang menghadapi penyakit Parkinson dia derita.

Dia masuk Islam tidak lama setelah merebut gelar juara dunia di usia 22 tahun, setelah mengalahkan petinju Sonny Liston.

Ali berkunjung selama 15 hari di Mesir. Dia meminta bertemu Presiden Jamal Abdul Nasir meski tidak dijadwalkan. Saking mengidolakan Nasir, penyeru Pan Arab, Ali mencium patung Nasir setiba di kantor sang presiden.

Selain berjumpa Nasir, Ali juga ikut salat berjamaah di Masjid Al-Azhar, Kairo, dan mengunjungi Bendungan Aswan. Dia begitu terpukau dengan waduk itu dan bilang Dam Aswan salah satu bukti kebesaran Presiden Nasir.

Ali juga pelesiran ke tempat-tempat bersejarah di Luxor, piramida, dan Sphinx. Sejumlah foto memperlihatkan Ali bersorban dan mengendarai unta di dekat piramida.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Putera mahkota Saudi tawar Manchester United seharga Rp 73 triliun

Bin Salman pernah membeli lukisan wajah Yesus seharga US$ 450 juta (kini setara Rp 6,3 triliun).

Sekitar 3.500 Iran diizinkan menonton laga kualifikasi Piala Dunia 2022 antara tim tuan rumah menghadapi Kamboja di Stadion Azadi, Ibu Kota Teheran, 10 Oktober 2019. (Twitter/Sporf)

Iran akhirnya izinkan perempuan tonton bola di stadion

Kebijakan ini berlaku setelah bulan lalu perempuan penggemar sepak bola, Sahar Khodayari, membakar diri di luar gedung pengadilan dan akhirnya meninggal dua pekan kemudian.

Dua pemilik klub Liga Primer Inggris, Sheffield United - Kevin McCabe (kiri) dan Pangeran Abdullah bin Musaad bin Abdul Aziz dari Arab  Saudi - pada 2014. (Sky News)

Pangeran Saudi menangi gugatan buat miliki klub bola Sheffield United

Sebuah pengadilan tinggi di Inggris memerintahkan Kevin McCabe menjual 50 persen sahamnya di Sheffield United kepada Pangeran Abdullah seharga Rp 87,4 miliar.

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran, Said Maulai, pada 2018. (YouTube screenshot)

Pejudo Iran minta suaka ke Jerman

Pejudo peringkat satu dunia asal Iran Said Maulai pernah pura-pura cedera agar tidak melawan pejudo dari Israel Sagi Muki.





comments powered by Disqus