olahraga

Liverpool tolak tawaran US$ 2,6 miliar dari pangeran UEA

Syekh Khalid adalah sepupu dari Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik klub Liga Primer Inggris, Manchester City.

24 Agustus 2018 14:00

Pemilik Liverpool FC, Fenway Sports Group (FSG), hari ini menegaskan mereka tidak akan menjual klub Liga Primer Inggris itu. 

Surat kabar the Daily Mail melaporkan FSG telah menolak tawaran senilai dua miliar pound sterling (US$ 2,6 miliar) dari pangeran asal Uni Emirat Arab (UEA) Syekh Khalid bin Zayid an-Nahyan.

Syekh Khalid adalah sepupu dari Syekh Mansur bin Zayid an-Nahyan, pemilik klub Liga Primer Inggris, Manchester City.

Syekh Khalid mendekati FSG selama akhir 2017 hingga awal 2018. Dia kemudian mengajukan tawaran bisa menjadikan pembelian termahal sejagat atas sebuah klub sepak bola. 

"FSG sudah menjelaskan dan komitmen klub tidak akan dijual," kata manajemen Liverpool melalui keterangan tertulis. Meski begitu, FSG tetap membuka peluang investor untuk menanamkan modal.

FSG, kemudian dikenal sebagai New England Sport Ventures, membeli Liverpool FC seharga 300 juta pound sterling pada 2010. Perusahaan konsultan bisnis KPMG pada Mei lalu memperkirakan nilai klub ini adalah 1,42 miliar pound sterling. 

Rekor pembelian klub sepak bola termahal di dunia masih dipegang oleh Malcolm Glazer. Pengusaha dari Amerika Serikat ini membeli Manchester United seharga 790 juta pound sterling pada 2005.

 

 

 

 

 

Tim reli asal Israel mengikuti Reli Dakar berlangsung di Ara  Saudi selama 3-15 Januari 2021. (Twitter)

Dua pereli Israel ikut balapan mobil di Arab Saudi

Danny Pearl dan Charly Gotlib datang ke Saudi menggunakan paspor Israel buat mengikuti Reli Dakar.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Setelah dibeli pangeran Abu Dhabi, klub bola Israel buka peluang bagi pemain Arab dan muslim bergabung

Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola di negara Zionis itu tidak pernah memiliki pemain Arab dan muslim.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Pangeran Abu Dhabi beli 50 persen saham klub bola Israel

Syekh Hamad bin Khalifah menjadi investor Arab pertama membeli saham klub sepak bola Israel. 

Moshe Hogeg (kiri), pemilik klub sepak bola Beitar Jerusalem. (Moshe Hogeg via JTA)

Pangeran Abu Dhabi berminat beli klub bola Israel

Sejak membeli Beitar senilai dua tahun lalu, Hogeg mengubah citra klub terkenal anti-Arab dan Islam ini.





comments powered by Disqus