olahraga

Ronaldo tolak tawaran Rp 101 miliar setahun buat jadi duta wisata Saudi

Olahraga menjadi alat Saudi membersihkan pamornya.

23 Januari 2021 20:36

Bintang sepak bola asal Portugal Cristiano Ronaldo menolak tawaran senilai 5,3 juta pound sterling (kini setara Rp 101,7 miliar) setahun untuk mempromosikan daerah tujuan wisata di Arab Saudi. 

Keputusan diambil pesepak bola dari klub Juventus ini lantaran pamor negara Kabah itu anjlok terkait banyaknya pelanggaran hak asasi manusia. 

Sesuai kontrak ditawarkan, selama menjadi duta wisata Saudi, wajah Ronaldo akan tampil di semua jenis promosi. Dia juga akan melakoni serangkaian lawatan ke negeri Dua Kota Suci itu. 

Pesaing berat Ronaldo, bintang sepak bola dari Argentina Lionel Messi juga mendapat tawaran serupa. Namun belum diketahui berapa besar nilai kontrak untuk Messi saban tahun. Juga belum jelas tanggapan pesepak bola asal klub Barcelona ini. 

Perwakilan Ronaldo dan Messi enggan berkomentar saat ditanya oleh the Telegraph

Saudi memang tengah gencar mempromosikan wisatanya lewat kampanye Kunjungi Saudi. Kebijakan ini keluar saat noda mencoreng Saudi dengan penangkapan besar-besaran terhadap para pembangkang sejak Pangeran Muhammad bin Salman menjadi putera mahkota pada 21 Juni 2017. 

Mereka menjadi sasaran penahanan tanpa dasar hukum jelas adalah aktivis, akademisi, wartawan, ulama, pangeran, konglomerat, dan perwira militer. 

Saudi menggunakan olahraga buat mengembalikan nama baiknya. Januari tahun lalu, Piala Super Spanyol digelar di Kota Jeddah. 

 

 

 

Tim reli asal Israel mengikuti Reli Dakar berlangsung di Ara  Saudi selama 3-15 Januari 2021. (Twitter)

Sembilan warga Israel berpartisipasi dalam Reli Dakar di Arab Saudi

Mereka terdiri dari dua tim dengan memakai bendera Belgia dan Amerika sebagai samaran.

Tim reli asal Israel mengikuti Reli Dakar berlangsung di Ara  Saudi selama 3-15 Januari 2021. (Twitter)

Dua pereli Israel ikut balapan mobil di Arab Saudi

Danny Pearl dan Charly Gotlib datang ke Saudi menggunakan paspor Israel buat mengikuti Reli Dakar.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Setelah dibeli pangeran Abu Dhabi, klub bola Israel buka peluang bagi pemain Arab dan muslim bergabung

Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola di negara Zionis itu tidak pernah memiliki pemain Arab dan muslim.

Dua pemilik Beitar Jerusalem saat ini: Moshe Hogeg (tengah) dan Syekh Hamad bin Khalifah an-Nahyan dari Abu Dhabi, Uni Emirat Arab (kanan). Beitar Jerusalem adalah satu-satunya klub sepak bola Israel tidak pernah memiliki pemain Arab muslim. (Beitar Jerusalem)

Pangeran Abu Dhabi beli 50 persen saham klub bola Israel

Syekh Hamad bin Khalifah menjadi investor Arab pertama membeli saham klub sepak bola Israel. 





comments powered by Disqus