palestina

Lelaki Gaza divonis 15 tahun kerja paksa karena berkhianat

Pria 53 tahun itu telah menjadi informan Israel sejak 1988 dan pernah tinggal di sana setahun.

17 Maret 2015 09:11

Pengadilan di Jalur Gaza telah menjatuhkan vonis 15 tahun kerja paksa terhadap seorang lelaki tidak disebut namanya karena menjadi mata-mata Israel.

"Pria 53 tahun itu terbukti bersalah memberikan nama-nama pejuang dan lokasi-lokasi milik kelompok perlawanan (Hamas)," kata seorang sumber kemarin. Dia menambahkan terdakwa telah menjadi informan Israel sejak 1988 dan pernah tinggal di negara Zionis itu setahun.

Sesuai hukum berlaku di Palestina, orang-orang terbukti berkhianat, membunuh, dan menyelundupkan narkotik diancam hukuman mati.

Sejak awal tahun ini, satu orang telah dieksekusi di Tepi Barat setelah ketahuan berkomplot dengan Israel.

Hamas, faksi paling berkuasa di Gaza, Agustus tahun lalu melaksanakan hukuman mati atas 18 orang ketahuan memasok informasi bagi Israel selama perang 50 hari. Tiga bulan sebelumnya mereka membunuh dua mata-mata Israel.

Pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari, 81 tahun, ditahan di Arab Saudi sejak April 2019. (Screengrab)

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

Empat perempuan pamer bra untuk membubarkan ratusan demonstran Yahudi ultra-Ortodoks di Yerusalem, 18 Mei 2019. (Screenshot)

Honduras berencana pindahkan kedutaan ke Yerusalem bulan depan

Baru dua negara memindahkan kedutaan mereka dari Ibu Kota Tel Aviv ke Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala pada Mei tahun lalu.

Putera Mahkota Arab Saudi Pangeran Muhammad bin Salman. (Arab News)

Arab Saudi tangkapi warga Palestina karena dukung Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Nauru akui Yerusalem ibu kota Israel

Rusia dan Australia mengakui hanya Yerusalem Barat sebagai ibu kota Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

11 September 2019

TERSOHOR