palestina

30 nama jalan di Yerusalem Timur diganti dengan bahasa Ibrani

Dewan Kota Yerusalem beralasan nama-nama baru ini mencerminkan adanya warisan sejarah Yahudi di tempat itu.

22 September 2015 22:33

Lebih dari 30 nama jalan di Yerusalem Timur - selama ini memakai bahasa Arab - bakal diganti menggunakan bahasa Ibrani, seperti dilansir the Jewish Press.

Dewan Kota Yerusalem mengesahkan perubahan nama-nama jalan diambil dari Torah itu. Keputusan ini muncul di tengah ketegangan menjelang Hari Raya Yom Kippur, untuk meminta pengampunan dosa kepada Tuhan.

Penggantian nama-nama jalan itu ke dalam bahasa Ibrani berlangsung di tengah konflik memanas antara Palestina dan Israel, menyusul bentrokan di kompleks Masjid Al-Aqsa pekan lalu. Presiden Palestina Mahmud Abbas sudah memperingatkan ketegangan ini bisa memicu pecahnya intifadah ketiga.

Para anggota Knesset (parlemen Israel) berdarah Arab murka oleh keputusan ini. "Mengubah nama-nama jalan itu dengan bahasa Ibrani adalah pemicu dan makin membakar ketegangan di Yerusalem," kata Ahmad Tibi kepada situs berita Walla.

Penduduk Yerusalem Timur geram setelah mendengar kabar itu. "Ini bagian dari satu rencana. Pertama Yudaisasi Al-Aqsa, kedua desa-desa Arab, ketiga sejarah dan nama," ujar seorang lelaki Palestina menolak disebut identitasnya.

Dewan Kota Yerusalem beralasan nama-nama baru ini mencerminkan adanya warisan sejarah Yahudi di tempat itu.

Israel memang sudah menegaskan Yerusalem sebagai ibu kota abadi mereka dan tidak dapat dibagi dua dengan Palestina. Sedangkan rakyat Palestina memimpikan sebuah negara beribu kota di Yerusalem Timur.

Para aktivis pembela Palestina mendirikan tenda di kawasan Syekh Jarrah, Yerusalem Timur, Palestina. (Maydan al-Quds)

Bennett tidak akan usir sejumlah keluarga Palestina dari rumah mereka di Syekh Jarrah

The Nahalat Shimon Company mampu membuktikan di pengadilan mereka memiliki dokumen kepemilikan sah atas keempat rumah itu memang milik orang-orang Yahudi lari ketika terjadi Perang Arab -Israel pada 1948.

Tulisan lan narhal (dalam bahasa Arab berarti kami tidak akan pergi) dipasang di sebuah papan penunjuk jalan di Al-Bustan, Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Quds News Network)

Hari ini batas waktu 119 rumah warga Palestina di Yerusalem harus dirobohkan sendiri oleh pemiliknya

Israel memberi dua pilihan kepada 135 keluarga Palestina itu: membongkar sendiri rumah mereka atau bisa dirobohkan aparat berwenang Israel kapan saja.

Buldoser Israel membongkar sebuah rumah milik warga Palestina di kawasan Silwan, Yerusalem Timur, Palestina. (Albalad.co)

Israel beritahu 1.500 keluarga Palestina di Yerusalem harga bongkar rumah Rp 123 juta

Mereka diberi waktu 21 hari untuk menerima tawaran itu.

Ismail bin Ibrahim al-Halabi dan bayi lelakinya bernama Sajf al-Quds. (Albalad.co)

Israel tangkap lelaki Palestina karena namai bayinya Pedang Al-Quds

Saif al-Quds dilahirkan di Yerusalem Timur, Palestina, pada 15 Mei lalu, bertepatan dengan Nakbah.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Keluarga miskin di Gaza mulai terima bantuan fulus US$ 100 dari Qatar

Secara keseluruhan Qatar menggelontorkan dana bantuan US$ 30 juta per bulan untuk Gaza.

16 September 2021

TERSOHOR