palestina

Mesir temukan terowongan Gaza terpanjang

Terowongan itu memiliki panjang 2,5 kilometer.

16 Februari 2015 04:12

Aparat keamanan Mesir telah menemukan sebuah terowongan sepanjang 2,5 kilometer tembus ke Jalur Gaza di Kota Rafah, utara Semenanjung Sinai.

Ini merupakan jalur bawah tanah terpanjang pernah ditemukan. Menurut sejumlah pejabat keamanan Mesir, terowongan rahasia berhasil diungkap di daerah perbatasan Mesir-Gaza ini dipakai oleh Brigade Izzudin al-Qassam, sayap militer Hamas.

Para pejabat menolak disebutkan identitasnya itu mengungkapkan dalam terowongan ditemukan detonator dan alat-alat komunikasi. Mereka menambahkan terowongan ini bakal dihancurkan.

Sejak rezim militer dipimpin Jenderal Abdil Fatah as-Sisi berkuasa pada 2013 - setelah menumbangkan pemerintahan Muhammad Mursi melalui kudeta - negeri Nil makin getol menghancurkan terowongan-terowongan di Sinai.

Kairo beralasan terowongan -terowongan itu dipakai kaum jihadis dibantu Hamas buat melancarkan serangan terhadap tentara dan polisi Mesir. Karena itu, Mesir sudah menyatakan Hamas sebagai organisasi terlarang di negara ini dan Brigade Al-Qassam sebagai teroris.

Sejak Irael memblokade Gaza delapan tahun lalu, terowongan menjadi satu-satunya pintu keluar masuk bagi penduduk Gaza dan barang kebutuhan hidup mereka. Jumlah jalur bawah tanah ini pernah mencapai lebih dari seribu.

Albalad.co pada Oktober 2012 pernah melintasi dua terowongan. Yang pertama saat menyeberang ke Gaza. Terowongan ini bermula dari rumah seorang warga Rafah tembus ke lokasi pembangunan flat di Kota Rafah, Gaza. Terowongan kedua dilewati sepulang dari Gaza adalah jalur bawah tanah diketahui Hamas.

Presiden Palestina Mahmud Abbas bertemu Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, November 2017. (Wafa)

Abbas akan jadi calon presiden dari Fatah

Pemilihan legislatif terakhir digelar di 25 Januari 2006 dan dimenangkan oleh Hamas.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Pemimpin Hamas diprediksi menang dalam pemilihan presiden Palestina

Hamas menang dalam pemilihan legislatif pada Januari 2006. Tapi pemerintahan dipimpin Perdana Menteri Haniyah bubar di Juni 2007.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Libanon pada awal September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas setuju dialog nasional dan tiga pemilihan umum digelar berurutan

Palestina menggelar pemilihan umum parlemen terakhir kali pada Januari 2006 dan dimenangkan Hamas namun Amerika Serikat, Israel, dan Fatah tidak mengakui hasil itu.

Warga Gaza mencoret poster mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani dipasang di jalan di Gaza. (Twitter)

Warga Gaza turunkan poster mendiang Qasim Sulaimani dipasang Hamas

Pemimpin pasukan elite Iran itu tewas oleh serangan pesawat nirawak Amerika Serikat pada 3 Januari tahun ini di luar Bandar Udara Internasional Baghdad.





comments powered by Disqus