palestina

Pabrik Coca Cola di Gaza segera diresmikan

Sebuah pabrik 7-Up telah beroperasi di Gaza sejak 1962 dan Pepsi Cola pada 1997.

30 Januari 2016 20:58

Coca Cola akan meresmikan pabriknya di Jalur Gaza dalam beberapa pekan mendatang, seperti dilansir situs NRG Kamis lalu. Perusahaan ini bakal menyerap lebih dari seribu pekerja di salah satu wilayah paling banyak penganggurannya di dunia itu.

Sejumlah investor Palestina menggelontorkan sekitar US$ 20 juta untuk mendukung pembangunan pabrik Coca Cola itu di Gaza. Termasuk orang Palestina terkaya Munib Masri dan Zahi Khouri, bos the Palestinian National Beverage Company (PNBC), anak usaha Coca Cola di Palestina, sudah beroperasi di Ramallah, Tulkarim, dan Jericho di Tepi Barat.

"Coca Cola adalah salah satu prusahaan global terbesar pertama berinvestasi di Palestina dan investasi ini telah membuka pintu bagi yang lain," kata Khouri kepada media asing. "Hal serupa bakal terjadi di Jalur Gaza."

PNBC mendapat izin dari Israel dua tahun lalu untuk membangun pabrik di kawasan industri Karni, Gaza. NRG melaporkan pengiriman peralatan ke pabrik itu mengisyaratkan pabrik Coca Cola akan segera diresmikan.

Menurut seorang pemasok Coca Cola di Gaza, penjualan produk itu akan dimulai dalam sebulan mendatang. Pemasok lain bilang produk Coca Cola itu akan dijual satu shekel sebotol ukuran 250 mililiter dan dua shekel baut sebotol ukuran satu liter.

Sebuah pabrik 7-Up telah beroperasi di Gaza sejak 1962 dan Pepsi Cola pada 1997.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel bersedia bayari tiket pesawat bagi warga Palestina ingin pindah dari Gaza

Sebanyak 35-40 ribu warga Palestina telah pergi dari Gaza melalui Mesir sejak perbatasan di Rafah dibuka pada Mei 2018.

Putra dari Jamal, nelayan di Kota Gaza, ini tengah menikmati sarapan berupa roti isi ikan sardencis kecil dan terasa pahit di sebuah pantai di Kota Gaza, Kamis, 25 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

PBB defisit dana, satu juta warga Gaza terancam kelaparan dan 1.700 akan diamputasi kakinya

"Skenario terburuk adalah kami tidak mampu melanjutkan untuk memberi makan setengah dari penduduk Gaza (satu juta orang)."

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel tangkap lima warga Gaza menerobos pagar pembatas

Sejak Maret tahun lalu, ribuan warga berunjuk rasa saban habis salat Jumat di perbatasan dengan Israel.

Kaum hawa di sebuah restoran di Gaza memesan air garam sebagai bentuk dukungan bagi tahanan Palestina sedang mogok makan di penjara Israel. (Twitter)

94 ribu keluarga miskin di Gaza dapat US$ 100 dari dana hibah Qatar

Qatar sudah menjanjikan hibah US$ 90 juta dalam enam bulan, dimulai sejak November tahun lalu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.

11 September 2019

TERSOHOR