palestina

Anggota senior Hamas dikabarkan membelot ke Israel

Bassam dikabarkan memiliki banyak informasi mengenai jaringan terowongan tembus dari Jalur Gaza ke Israel.

16 Juni 2016 21:47

Dalam dua hari terakhir, situs-situs berita berafiliasi dengan Fatah melaporkan Bassam Mahmud Barakah, anggota senior Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer hamas) telah membelot ke Israel.

Bassam dikabarkan memiliki banyak informasi mengenai jaringan terowongan tembus dari Jalur Gaza ke Israel. Stasiun televisi Channel 2 menyebut dia terlibat dalam pelatihan serangan lewat terowongan.

Bassam merupakan putra dari seorang hakim muslim berafiliasi dengan Hamas, asal Kota Khan Yunis, selatan Gaza. Kepada keluarganya, dia berpamitan ingin naik gunung dan sejak itu tidak pernah kembali.

Bassam dilaporkan pergi ke perbatasan Israel dan menyerahkan diri kepada tentara telah menunggu. Dia juga dikabarkan membawa sebuah komputer jinjing.

Bulan lalu, Israel menangkap seorang anggota Hamas berusia 17 tahun karena menyusup ke wilayah mereka. Dia memberitahu penyelidik Israel soal pengerjaan terowongan lintas batas ke Israel.

Shin Beth (dinas rahasia dalam negeri Israel) April lalu juga membekuk seorang anggota Hamas. Kepada penyelidik, dia membenarkan soal penggalian terowongan di Gaza untuk menyerang Israel.

Pengkhianatan terbesar dalam tubuh Hamas dilakoni oleh Musab, anak dari Syekh Hasan Yusuf, salah satu pendiri organisasi itu.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertakziah ke rumah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.

Kepal Biro Politik Hamas Ismail Haniyah menemui Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar, 16 Desember 2019. (Twitter)

Pemimpin Hamas temui emir Qatar

Pada Oktober 2012, Emir Qatar ketika itu, Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, menjadi pemimpin Arab pertama mengunjungi Gaza sejak wilayah itu diblokade Israel pada 2007. 

Bahaa Abu al-Ata, salah satu komandan Brigade Al-Quds (sayap militer Jihad Islam) tewas akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza, 12 November 2019. (IDF Spokesperson)

Hamas tembakkan roket ke Israel setelah Haniyah telepon pemimpin Jihad Islam

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

MUI: Yerusalem bukan ibu kota Israel

Proposal Trump itu sejalan dengan klaim sepihak Israel melalui Hukum Dasar Yerusalem, disahkan Knesset empat dasawarsa lalu.

05 Februari 2020

TERSOHOR