palestina

Perusahaan teknologi Israel pekerjakan empat programer asal Gaza

Mellanox berharap bisa menambah paling tidak enam programer lagi dari Gaza dalam setengah tahun mendatang.

18 Juni 2016 12:55

Perusahaan teknologi tinggi asal Israel, Mellanox Technologies, sebenarnya telah mempekerjakan banyak programer Palestina di Israel serta lusinan di Ramallah dan Nablus, Tepi Barat. Namun mereka memperluas jangkauan untuk mencari programer di Jalur Gaza.

Bekerja sama dengan ASAL Technologies, perusahaan perangkat lunak Palestina, Mellanox, perusahaan terdaftar di Bursa Saham Nasdaq, New York, Amerika Serikat, telah mempekerjakan empat prgramer di Gaza. Mellanox berharap bisa menambah paling tidak enam programer lagi dari Gaza dalam setengah tahun mendatang.

"Dari pengalaman kami di Ramallah, kami pikir kami memiliki potensi untuk bekerja sama dan membikin tetangga kami berhasil," kata CEO Mellanox Technologies Eyal Waldman dalam wawancara khusus dengan kantor berita Reuters. Perusahaan ini membuat produk bisa menghubungkan basis data, server, dan komputer.

Mempekerjakan programer Palestina kelihatannya akan menyelesaikan dua persoalan. Mereka bisa masuk ke sektor teknologi mutakhir Israel dan perusahaan Israel dapat memenuhi kebutuhan personel.

Menurut Asosiasi Insinyur Gaza, terdapat sebelas ribu insinyur terdaftar dari semua sektor di Gaza tahun lalu dan 16 ribu lainnya di Tepi Barat serta Yerusalem Timur. Seorang programer senior di Gaza memperkirakan ada lima ribu orang di Gaza bekerja di bidang perangkat lunak. Tapi sebuah penelitian melibatkan 1.061 insinyur baru lulus di Gaza menunjukkan tingkat pengangguran 36 persen.

Perusahaan-perusahaan teknologi Israel mulai mencari tenaga kerja dari negara lain, seperti India. Namun, menurut Waldman, orang-orang Palestina memiliki keahlian serupa dan berada di zona waktu sama dengan Israel.

Mellanox sejauh ini sudah mempekerjakan hampir sepuluh persen orang Palestina di Israel. Juga mempunyai 68 karyawan di Tepi Barat sebagai bagian dari proyek kerja sama dengan ASAL telah berjalan empat tahun.

Empat programer Gaza itu membenarkan mereka bekerja untuk Mellanox, namun tidak mau berbicara kepada wartawan.

Mellanox tidak tahu apakah ada perusahaan teknologi Israel lainnya mempekerjakan progamer dari Gaza. Selama ini kerja sama ekonomi antara Israel dan Gaza kebanyakan pada impor barang, termasuk produk pertanian, semen, dan bahan bakar.

Meski konflik menjadi ganjalan, Waldman bilang hambatan bisa diatasi. Larangan bepergian buat warga Gaza dan Israel bisa diselesaikan lewat konferensi melalui video. Dia mengatakan hasilnya bakal setara dengan usaha dilakukan.

"Ini akan membawa kedua bangsa makin dekat," ujar Waldman. "Makin sering kita  berinteraksi, kian keras upaya kita untuk hidup damai."

Kepala Industri Teknologi Mutakhir Israel Karim Mayer Rubinstein menyambut baik inisiatif Waldman itu. "Saya berharap ini akan menjadi contoh bagi perusahaan Israel lainnya untuk mengikuti," tuturnya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berkomunikasi dengan Muhammad Saud, narablog Arab Saudi, melalui aplikasi telepon video Facetime pada 26 Desember 2019. (Screengrab)

Trump umumkan proposal damai Palestina-Israel tengah malam nanti

Ismail Haniyah memperingatkan proposal damai bikinan Trump itu hanya akan meletupkan kembali kekerasan berskala besar antara kedua pihak.

Ratusan warga Palestina bersiap untuk berbuka puasa dengan makanan sumbangan dari masyarakat Indonesia disalurkan melalui KBRI Amman, 25 Mei 2018. (Albalad.co)

Israel berdaulat atas seluruh wilayah Yerusalem versi proposal damai Trump

Palestina akan diberi status negara dengan syarat tidak ada milisi di Jalur Gaza dan Palestina mengakui Israel sebagai negara Yahudi dengan Ibu Kota Yerusalem.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertakziah ke rumah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Trump umumkan proposal damai Palestina-Israel tengah malam nanti

Ismail Haniyah memperingatkan proposal damai bikinan Trump itu hanya akan meletupkan kembali kekerasan berskala besar antara kedua pihak.

28 Januari 2020

TERSOHOR