palestina

Lusinan pejuang Hamas bergabung dengan ISIS

Hamas sempat bersitegang dengan ISIS.

09 Februari 2017 11:46

Jumlah pejuang elite Hamas bergabung dengan ISIS (Negara Islam Irak dan Suriah) kian meningkat.

Lusinan anggota Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) dan Nukhba (pasukan komando Hamas) tahun lalu membelot dan lari ke Semenanjung Sinai, Mesir, seperti dilansir surat kabar the Times of Israel. Di sana mereka bergabung dengan milisi sudah berbaiat kepada pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi.

Sejak Revolusi Arab muncul pada 2011 situasi keamanan di Sinai memburuk. Banyak terjadi serangan menyasar aparat keamanan Mesir. Wilayah ini memang menjadi basis beragam kelompok radikal.

Mengutip sumber-sumber di Palestina, pejuang Hamas membelot ke ISIS adalah orang terlatih dengan baik, termasuk ahli peluru kendali antitank dan peracik bom.

Hamas dan ISIS sempat bersitegang setelah Hamas menangkap Abid al-Wahab, 20 tahun, bekas anggota Hamas bergabung ke ISIS.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertakziah ke rumah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.

Kepal Biro Politik Hamas Ismail Haniyah menemui Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar, 16 Desember 2019. (Twitter)

Pemimpin Hamas temui emir Qatar

Pada Oktober 2012, Emir Qatar ketika itu, Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, menjadi pemimpin Arab pertama mengunjungi Gaza sejak wilayah itu diblokade Israel pada 2007. 

Bahaa Abu al-Ata, salah satu komandan Brigade Al-Quds (sayap militer Jihad Islam) tewas akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza, 12 November 2019. (IDF Spokesperson)

Hamas tembakkan roket ke Israel setelah Haniyah telepon pemimpin Jihad Islam

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

22 Januari 2020

TERSOHOR