palestina

Tahanan Palestina hentikan mogok makan

Setelah tercapai kesepakatan dengan Israel kemarin.

27 Mei 2017 17:27

Setelah 40 hari, lebih dari seribu tahanan Palestina di penjara-penjara Israel menghentikan mogok makan. 

Keputusan itu diambil setelah mereka mencapai kesepakatan dengan pihak negara Zionis itu. 

The Israel Prisons Services (IPS) bilang perundingan berlangsung alot selama 20 jam antara pihaknya dengan pemimpin mogok makan Marwan Barghuti. Negosiasi diperantarai oleh ICRC (Komite Palang Merah Internasional).

Barghuti kini menjalani hukuman lima kali seumur hidup atas dakwaan pembunuhan saat intifadah kedua meletup.

Menurut IPS, tahanan Palestina akan mendapat fasilitas tambahan kunjungan keluarga saban bulan. Namun tidak ada penjelasan apakah Israel juga memenuhi tuntutan lainnya.

Lebih dari seribu tahanan Palestina di delapan penjara Israel mogok makan sejak 17 April lalu. Mereka meminta akses telepon untuk menghubungi keluarga, menambah frekuensi kunjungan keluarga, peningkatan layanan kesehatan, dan penghentian hukuman sel isolasi.

Saat ini terdapat sekitar 6.500 warga Palestina mendekam dalam penjara-penjara di Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertakziah ke rumah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.

Iklan layanan kereta Palestine Railways. (Twitter)

Tidak pernah ada yang namanya Israel

Tiga kali Perang Arab-Israel pada 1948, 1967, dan 1973 membikin wilayah Israel kian luas: dari 17 persen sekarang menjadi 78 persen.

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Perempuan muslim bercadar di Gaza bikin boneka Santa

Bahkan tujuh di antara mereka telah diajari menjadi tukang kayu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

22 Januari 2020

TERSOHOR