palestina

Hamas bantah Qatar usir sejumlah pejabat mereka

Kabar itu merupakan propaganda untuk menjelekkan Hamas.

04 Juni 2017 16:21

Hamas hari ini membantah kabar menyebutkan Qatar telah mengusir sejumlah tokoh senior Hamas dari negara Arab Teluk itu.

Mengutip stasiun televisi Al-Mayadin, sebuah media berbahasa Ibrani menyatakan seorang utusan Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani telah menemui pimpinan Hamas di Ibu Kota Doha. Dia menyerahkan nama-nama pejabat Hamas harus segera meninggalkan Qatar.

Utusan itu meminta maaf atas kebijakan tersebut. Dia bilang pemerintah Qatar terpaksa melakukan itu karena ada tekanan dari negara lain. 

Juru bicara Hamas Hussam Badran membantah berita pengusiran itu. "Ini propaganda dari media untuk menjelekkan Hamas," katanya lewat keterangan tertulis diterima Albalad.co hari ini.

Badran meyakini negara-negara Arab dan Islam, terutama Qatar, akan selalu membantu perjuangan bangsa Palestina menghadapi penjajah Israel.

Dia menyebutkan Qatar selama ini sudah membantu mengurangi penderitaan rakyat Palestina di Jalur Gaza, wilayah dikuasai Hamas, termasuk membantu pembangunan kembali Gaza hancur akibat perang.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertakziah ke rumah mendiang komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran, Iran. (Twitter)

Pemimpin Hamas ikut salat jenazah Jenderal Sulaimani

Selain menghadiri salat jenazah Sulaimani, pimpinan Hamas bertakziah ke rumah mendiang di Teheran. Mereka juga bertemu komandan baru Brigade Quds Mayor Jenderal Ismail Qaani.

Kepal Biro Politik Hamas Ismail Haniyah menemui Emir Qatar Syekh Tamim bin Hamad ats-Tsani di Ibu Kota Doha, Qatar, 16 Desember 2019. (Twitter)

Pemimpin Hamas temui emir Qatar

Pada Oktober 2012, Emir Qatar ketika itu, Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani, menjadi pemimpin Arab pertama mengunjungi Gaza sejak wilayah itu diblokade Israel pada 2007. 

Bahaa Abu al-Ata, salah satu komandan Brigade Al-Quds (sayap militer Jihad Islam) tewas akibat serangan udara Israel ke Jalur Gaza, 12 November 2019. (IDF Spokesperson)

Hamas tembakkan roket ke Israel setelah Haniyah telepon pemimpin Jihad Islam

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

22 Januari 2020

TERSOHOR