palestina

Israel kurangi pasokan listrik ke Gaza

Warga Gaza kini hanya bisa menikmati aliran listrik tiga jam 15 menit sehari.

20 Juni 2017 13:10

Israel mulai kemarin mengurangi pasokan listrik ke Jalur Gaza. Alhasil, sekitar 1,8 juta penduduk Gaza saat ini hanya bisa menikmati listrik selam tiga 15 menit saban hari.

Perusahaan listrik Gaza bilang Israel Electric Corporation telah menurunkan jumlah pasokan menjadi delapan megawatt per hari, dari sebelumnya 125 megawatt selama dua bulan terakhir. Sebelum dikurangi, warga Gaza dapat menikmati aliran listrik empat jam tiap hari.

Pengurangan suplai listrik dari Israel ke Gaza ini dilakukan setelah pemerintah Palestina memutuskan bakal mengurangi pembayaran tagihan listrik hingga 30 persen. 

Pemerintah Palestina di Tepi Barat April lalu memutuskan hanyak akan membayar US$ 7 juta dari total tagihan listrik untuk Gaza US$ 11 juta saban bulan. 

Keputusan ini bagian dari upaya Presiden Palestina Mahmud Abbas buat menekan Hamas agar melepaskan kontrol atas Gaza atau membayar sendiri tagihan listrik untuk wilayah Gaza. 

Juru bicara Hamas Sami Abu Zuhri menegaskan Irael harus menanggung akibat dari pengurangan paaokan listrik ke Gaza. Sebab hal ini bisa memicu ledakan kekacauan. 

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

Suasana dalam terowongan menghubungkan Mesir dan Jalur Gaza di perbatasan Rafah, 21 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas akui satu anggotanya membelot ke Israel

Para pejabat Hamas mengklaim awal bulan ini, mereka telah membekuk jaringan informan Israel di Gaza ingin melancarkan sabotase.

Israel memakai sebuah buldoser untuk memindahkan mayat seorang pemuda Palestina di perbatasan Jalur Gaza-Israel di Khan Yunis, 23 Februari 2020. (Twitter)

Israel pindahkan mayat pemuda Palestina pakai buldoser

Militer Israel menyebut kedua warga Palestina ini mencoba menanam bahan peledak di wilayah Israel di seberang tembok perbatasan. 

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel bersedia bayari tiket pesawat bagi warga Palestina ingin pindah dari Gaza

Sebanyak 35-40 ribu warga Palestina telah pergi dari Gaza melalui Mesir sejak perbatasan di Rafah dibuka pada Mei 2018.





comments powered by Disqus