palestina

Setelah ditutup dua hari, Israel buka lagi Masjid Al-Aqsa

Hanya satu gerbang dibuka dan dipasangi alat pendeteksi logam. Israel cuma membolehkan warga muslim Yerusalem yang masuk.

16 Juli 2017 18:57

Setelah ditutup dua hari, Israel siang hari ini membuka kembali kompleks Masjid Al-Aqsa. Pembukaan masjid ketiga tersuci bagi kaum muslim sejagat ini dilakukan setelah masuk waktu salat zuhur.

Namun Israel hanya membuka satu dari sejumlah pintu masuk menuju kompleks Al-Aqsa. Itu pun hanya berlaku bagi umat Islam khusus dari Kota Yerusalem. Di gerbang yang dibuka, polisi Israel memasang alat pendeteksi logam.

Menurut Kepolisian Israel hanya sekitar 200 warga muslim memasuki kompleks Al-Aqsa pada pukul satu siang, sejam setelah dibuka, dari biasanya ribuan orang.

Israel menutup Al-Aqsa sejak Jumat lalu setelah tiga warga Israel keturunan Palestina menyerang tiga polisi Israel. Insiden ini menewaskan dua polisi dan seorang lagi luka parah. Di hari sama, Israel sempat menahan Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain.

Penutupan tersebut yang pertama dalam kurun hampir setengah abad. Israel menutup kompleks Al-Aqsa pada 1969, dua tahun sehabis mereka mencaplok Yerusalem Timur setelah menang dalam Perang Enam hari 1967.

Para pejabat Waqf, lembaga dibentuk Yordania buat mengurus kompleks Al-Aqsa menolak memasuki Al-Aqsa. Mereka memprotes pemasangan alat pendeteksi logam di gerbang yang dibuka.

Menurut Kepolisian Israel, para pejabat Waqf bisa memasuki Al-Aqsa tanpa harus melewati alat pendeteksi logam itu.  

Direktur Al-Aqsa Syekh Umar al-Kiswani meminta para peziarah tidak memasuki kompleks Al-Aqsa selama masih ada alat pendeteksi logal di pintu masuk.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpose bareng anjing peliharaan keluarganya, Kaiya, di kediaman resminya di Yerusalem. (@netanyahu/Twitter)

Netanyahu targetkan Juli untuk mulai menganeksasi Tepi Barat

"Ini sebuah peluang besar dan kita tidak akan membiarkan itu lepas," kata Netanyahu.

Persiapan menjelang penerbangan pesawat Etihad Airways di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Sabtu, 25 April 2015. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Palestina tolak bantuan medis dari UEA dikirim lewat Israel

Ramallah menolak bantuan berupa alat pelindung diri, peralatan medis, dan ventilator karena dipakai sebagai alat untuk menormalisasi hubungan Israel dan UEA.

Peta lokasi Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. (Haaretz)

Biden akan pertahankan Kedutaan Amerika di Yerusalem kalau terpilih jadi presiden

Dia memilih membuka lagi kantor Konsulat Amerika di Yerusalem Timur.

Israel memakai sebuah buldoser untuk memindahkan mayat seorang pemuda Palestina di perbatasan Jalur Gaza-Israel di Khan Yunis, 23 Februari 2020. (Twitter)

Israel pindahkan mayat pemuda Palestina pakai buldoser

Militer Israel menyebut kedua warga Palestina ini mencoba menanam bahan peledak di wilayah Israel di seberang tembok perbatasan. 





comments powered by Disqus