palestina

Trump percepat pemindahaan Kedutaan Amerika ke Yerusalem

Amerika bakal memiliki kedutaan di Yerusalem tahun depan.

19 Januari 2018 20:53

Pemerintahan Presiden Amerika Serikat mempercepat pemindahan kedutaan besar negara adikuasa itu dari Ibu Kota tel Aviv, Israel, ke Yerusalem. Sesuai rencana baru, Amerika baal memiliki kedutaan di kota suci tiga agama itu tahun depan.

Ini merupakan perubahan dari apa yang sebelumnya dikatakan oleh Menteri Luar Negeri Rex Tillerson dan para pejabat Amerika lainnya. Mereka tadinya memperkirakan perlu tiga tahun atau lebih untuk membangun sebuah gedung kedutaan baru di Yerusalem.

Keputusan untuk mempercepat pemindahaan kedutaan tersebut dihasilkan dalam pertemuan kemarin di Gedung Putih. "Menteri Tillerson akan melakukan hal ini sebagai langkah keamanan, bukan politik," kata Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Urusan Diplomasi dan Publik Steve Goldstein.

Menurut rencana baru itu, bangunan sudah ada di kawasan Arnona, Yerusalem, akan diubah menjadi kantor kedutaan.

Jared Kushner, penasihat Gedung Putih sekaligus mantu dari Presiden Trump, mantan Duta Besar Amerika untuk israel David Friedman, dan juru runding Amerika buat Timur Tengah Jason Greenblatt disebut-sebut sebagai pihak mendorong agar pemindahan Kedutaan Amerika ke Yerusalem dipercepat.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu awal pekan ini bilang Amerika bakal memindahkan kedutaannya ke Yerusalem dalam waktu setahun, namun komentar itu dibantah oleh Trump.

Awal Desember tahun lalu, Trump mengumumkan pengakuan atas Yerusalem sebagai ibu kota Israel sekaligus memberitahu rencana memindahkan kedutaan ke sana. Deklarasi Trump ini menyulut kemarahan rakyat Palestina dan negara-negara berpenduduk mayoritas muslim.

Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa kemudian mengesahkan resolusi menolak pengakuan Amerika tersebut dan meminta Trump menarik deklarasi itu.  

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

OKI: Negara Palestina harus beribu kota di Yerusalem

OKI meminta wilayah negara Palestina nantinya adalah seluruh Tepi Barat dan Jalur Gaza sebelum terjadinya Perang Enam Hari 1967.

Suasana salat tarawih di Masjid Al-Aqsa, Yerusalem, 18 Mei 2018. (Albalad.co)

Australia buka kantor dagang dan pertahanan di Yerusalem

Baru Amerika dan Guatemala meresmikan kedutaannya di Yerusalem.

Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ibu Kota Tel Aviv, Israel. (Ori/Wikimedia Commons)

Brasil akan pindahkan kedutaannya ke Yerusalem

Amerika meresmikan kedutaan besarnya di Yerusalem pada 14 Mei lalu, bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya Israel. Dua hari kemudian, Guatemala menyusul.

Mufti Yerusalem Syekh Muhammad Husain. (Channel 2)

Trump berencana hadiri peresmian Kedutaan Besar Amerika di Yerusalem

Peresmian Kedutaan Amerika itu akan dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-70 berdirinya negara Israel.





comments powered by Disqus