palestina

Kutip fatwa ulama Saudi, Israel sebut demonstran Palestina mirip orang kafir

Syekh Saleh al-Fauzan telah berfatwa melarang demonstrasi dan protes dengan cara duduk.

01 April 2018 10:37

Israel mengutip fatwa seorang ulama Arab Saudi untuk mencegah ribuan rakyat Palestina berdemonstrasi menuntut tanah-tanah mereka dikembalikan.

Juru bicara militer Israel Avichay Adraee bilang ulama Arab Saudi Syekh Saleh al-Fauzan telah berfatwa melarang demonstrasi dan protes dengan cara duduk. "Tindakan ini tidak sesuai etika seorang muslim dan berunjuk rasa itu merupakan karakter orang kafir, bernuansa anarkis dan ricuh seta dilarang oleh ajaran Islam," katanya. 

Dia menambahkan Syekh Utsaimin juga mengatakan protes ricuh adalah tindakan iblis bisa memicu kekacauan. 

Protes berlangsung sejak Jumat lalu ini diikuti sekitar 30 ribu warga Palestina di sepanjang perbatasan Jalur Gaza-Israel. Demonstrasi rusuh itu mengakibat 17 orang Palestina tewas dan lebih dari 1.500 lainnya luka ditembaki pasukan Israel.

 

Palestina tidak ada dalam daftar negara di situs resmi Departemen Luar Negeri Amerika Serikat. (Twitter)

Departemen Luar Negeri Amerika hapus Palestina dari daftar negara

Tidak jelas kapan Departemen Luar Negeri Amerika menghapus Palestina dari daftar negara.

Seorang lelaki mengendarai gerobak keledai melewati lokasi proyek rumah sakit di Kota Gaza bakal diresmikan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani  pada 23 Oktober 2012. Lawatan emir Qatar itu menjadi kunjungan pertama pemimpin Arab ke Jalur Gaza sejak diblokade oleh Israel pada 2007. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel bersedia bayari tiket pesawat bagi warga Palestina ingin pindah dari Gaza

Sebanyak 35-40 ribu warga Palestina telah pergi dari Gaza melalui Mesir sejak perbatasan di Rafah dibuka pada Mei 2018.

Seorang warga Palestina menjadi korban dalam bentrokan dengan polisi Israel di dalam kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem Timur, saat Hari Raya Idul Adha, 11 Agustus 2019. (Abir Ziyad buat Albalad.co)

Bentrokan pecah setelah polisi Israel izinkan pemukim Yahudi masuki Al-Aqsa di Hari Raya Idul Adha

"Allahu Akbar, kami akan mengorbankan jiwa dan darah kami untuk membela Al-Aqsa," teriak warga Palestina.

Suhaib Hasan Yusuf, putra dari pendiri sekaligus pemimpin Hamas di Tepi Barat Syekh Hasan Yusuf, telah membelot dari Hamas. (Screencapture Channel 12)

Satu lagi putra pemimpin Hamas membelot

"Para pemimpin Hamas (di Turki) tinggal di hotel dan apartemen mewah, anak-anak mereka belajar di sekolah swasta dan mereka digaji mahal oleh Hamas," ujar Suhaib.





comments powered by Disqus