palestina

MUI salurkan bantuan buat Palestina

Tadinya Muhyiddin bakal menyerahkan bantuan langsung kepada Muhammad al-Husaini di Kota Ramallah, Tepi Barat, sekaligus menghadiri konferensi kesembilan mengenai Al-Aqsha.

13 April 2018 22:15

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhyiddin Junaidi kemarin menyerahkan bantuan dana dari masyarakat Indonesia sebesar US$ 112.100.

Serah terima bantuan itu dilakukan di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Ibu Kota Amman, Yordania, disaksikan Duta Besar Indonesia untuk Yordania Andy Rachmianto. Donasi ini diterima Abir Ziyad, perwakilan dari Mufti Agung Palestina Muhammad Ahmad al-Husaini.

Muhyiddin berharap agar bantuan itu dimanfaatkan bagi program-program berkelanjutan. "Juga untuk membantu pemulihan anak-anak trauma akibat  kekerasan Israel," katanya, seperti dilansir dalam siaran pers KBRI Amman diterima Albalad.co hari ini.  

Tadinya Muhyiddin bakal menyerahkan bantuan langsung kepada Muhammad al-Husaini di Kota Ramallah, Tepi Barat, sekaligus menghadiri konferensi kesembilan mengenai Al-Aqsha. Namun karena Israel tidak mengizinkan, serah terima bantuan dilakukan di KBRI Amman.

Duta Besar Andy Rachmianto mendukung peran MUI untuk menggalang dana bantuan bagi rakyat Palestina hidupnya makin menderita lantaran dijajah Israel. "Secara tidak langsung MUI telah berperan mendukung kegiatan diplomasi kemanusiaan sudah dicanangkan Presiden Joko Widodo sebagai salah satu bentuk pelaksanaan politik luar negeri kepada negara sahabat," ujarnya.

Abir Ziyad, berasal dari Kota Tua Yerusalem, merupakan alumni peserta pelatihan pengembangan kapasitas digelar oleh Kementerian Luar Negeri di Jakarta. Dia menegaskan pemerintah dan rakyat Indonesia tidak pernah berhenti dan selalu berada di garis depan dalam membantu bangsa Palestina. "Khususnya kepada masyarakat Yerusalem dalam mempertahankan Masjid Al-Aqsha," tuturnya.

Kepala perwakilan Hamas di Arab Saudi Muhammad Saleh al-Khoudari. (Screengrab)

Tahanan Palestina di Arab Saudi disiksa

Mereka ditahan dengan tuduhan membantu dan menjadi pendukung Hamas. 

Satu keluarga miskin di Kota Gaza bepergian menggunakan gerobak keledai, 22 Otober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Korupsi mewabah di kalangan pejabat Palestina

Pada 19 Agustus lalu, Abbas memerintahkan bekas Perdana Menteri Rami Hamdallah dan menteri-menterinya mengembalikan fulus diperoleh secara tidak sah saat mereka menjabat ke kas negara.

Dato Tahir sekeluarga dan Duta Besar Indonesia untuk Yordania serta Palestina Andy Rachmianto berpose bareng di depan kantor UNRWA di Ibu Kota Amman, 3 Oktober 2019. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Dato Tahir bantu pengungsi Palestina Rp 5 miliar

Dato Tahir kemarin juga memberikan bantuan masing-masing Rp 2 miliar kepada UNHCR, pemerintah Yordania, dan Queen Rania Foundation.

Pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari, 81 tahun, ditahan di Arab Saudi sejak April 2019. (Screengrab)

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Dua tahun belakangan, Saudi telah mendeportasi sedikitnya seratus warga Palestina lantaran mendukung Hamas atau mengirim uang ke kampung halaman mereka.





comments powered by Disqus