palestina

Anak Netanyahu sebut tidak ada yang namanya Palestina sebab nihil P dalam abjad Arab

"Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

25 April 2019 07:49

Yair Netanyahu, putra sulung dari Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, kembali memantik polemik di media sosial. Dia Selasa lalu menulis di akun Twitternya, tidak ada yang namanya Palestina lantaran bahasa Arab tidak mengenal huruf P.

"Tidak ada yang namanya Palestina karena huruf P tidak terdapat dalam abjad Arab," kata Yair.

Komentarnya itu langsung mendapat ejekan para pengguna Twitter. Mereka menyebut Palestina dalam bahas Arab adalah Falastin.

Aktivis pro-Palestina asal Amerika Serikat Miko Peled menyerang balik. Dia bilang karena tidak ada huruf J dalam abjad Ibrani berarti tidak ada yang namanya Yahudi (Jew), Yudea (Judea), dan Yerusalem (Jerusalem). "Lantaran tidak ada huruf J dalam bahasa Ibrani, berarti Yerusalem bukan bagian dari Israel, tidak ada yang namanya Yudea, atau Yahudi sama sekali.

Desember tahun lalu, Yair juga memicu kehebohan setelah melontarkan pernyataan anti-muslim melalui Twitter.  Dia bilang hanya ada dua pilihan untuk menciptakan perdamaian.

"Semua orang Yahudi pergi (dari Israel) atau warga Palestina angkat kaki," tulis Yair. "Saya lebih suka pilihan kedua."

Komentarnya di Facebook itu sebagai respon terhadap tewasnya dua serdadu Israel, ditembak mati oleh orang Palestina di sebuah stasiun bus dekat permukiman yahudi di Tepi Barat.

Facebook kemudian menghapus unggahan anti-muslim dibuat oleh Yair.

Demonstrasi menolak rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem berlangsung di Jakarta, 11 Mei 2018. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Surat kabar Kuwait minta maaf karena pakai kata 'Israel' bukan 'Zionis'

Manajemen Al-Qabas menekankan akan terus membela bangsa Palestina di media hingga huruf penghabisan.

Serdadu Israel tidak membalas lemparan bom molotov yang dilakukan oleh seorang lelaki Palestina. Kejadian ini berlangsung pada 19 Desember 2020 di permukiman Yahudi Kadumim, Tepi Barat, Palestina. (Video screenshot)

Serdadu Israel tidak membalas meski dilempar bom molotov oleh lelaki Palestina

Lelaki Palestina ini langsung kabur ke mobilnya. Sedangkan tentara Israel menjadi sasaran molotov membiarkan pelaku.

Pendiri sekaligus pemimpin senior Hamas di Jalur Gaza Mahmud Zahar tengah memegang senapan AK-47 milik mendiang putranya, Husam, di rumahnya, Kota Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (Faisal assegaf/Albalad.co)

Menteri Retno tegaskan Indonesia tidak pernah berniat buka hubungan diplomatik dengan Israel

Pada Agustus 2000, Presiden Abdurrahman Wahid menerima lawatan Shimon Peres, waktu itu menjabat Menteri Kerjasama Regional Israel.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel curi 549.968 hektare tanah milik orang Palestina

Dari luas tanah dicuri oleh Israel ini, ada 210 ribu pemilik dan terdiri dari 540 ribu petak. Tanah seluas 549.968 hektare itu tercantum dalam sekitar enam ribu peta terbitan Inggris.





comments powered by Disqus