palestina

Hamas tembakkan roket ke Israel setelah Haniyah telepon pemimpin Jihad Islam

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.

16 November 2019 14:28

Hamas menembakkan sejumlah roket ke Israel semalam, setelah pemimpin mereka, Ismail Haniyah, menelepon pemimpin Jihad Islam Ziad Nakhla, seperti dilansir Yediot Ahronot.

Dalam pembicaraan melalui telepon itu, Haniyah menyampaikan belasungkawa atas tewasnya komandan Brigade Al-Quds (sayap militer Jihad Islam) Bahaa Abu al-Ata Selasa lalu. Al-Ata terbunuh bersama istrinya ketika rumah mereka di Jalur Gaza dihantam roket Israel. Haniyah dan Nakhla bersepakat meningkatkan kerjasama antara Hamas dan Jihad Islam.

Tembakan roket Hamas itu sekaligus mengakhiri gencatan senjata dicapai antara Jihad Islam dan israel Kamis lalu. Negara Zionis ini membalas dengan menggempur beberapa target Hamas di Jalur Gaza.

Hamas dan Jihad Islam adalah dua kelompok pejuang Palestina sokongan Iran.

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah bertemu Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad di Putrajaya, Malaysia, 22 Januari 2020. (Albalad.co/Istimewa)

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

nelayan gaza

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

26 September 2020

TERSOHOR