palestina

Instagram minta maaf karena hapus unggahan Bella Hadid soal ayahnya orang Palestina

"Apakah kami tidak boleh menjadi orang Palestina di Instagram? Bagi saya, ini adalah pelecehan," kata supermodel Bella Hadid.

10 Juli 2020 01:57

Instagram Selasa lalu meminta maaf kepada supermodel asal Amerika Serikat Bella Hadid lantaran telah menghapus unggahan Bella, berupa foto paspor ayahnya orang Palestina disertai komentar, "Ayah saya orang Palestina dan dilahirkan di Palestina."

Seorang juru bicara Facebook, perusahaan menaungi Instagram, bilang kepada Six Page, penghapusan unggahan Bella mengenai foto paspor ayahnya sebuah kekeliruan. "Dalam kasus ini, nomor paspor (ayah Bella) sudah disamarkan, jadi konten itu tidak semestinya dihapus," katanya melalui keterangan tertulis. "Kami telah mengembalikan kembali unggahan itu dan memohn maaf kepada Bella atas kesalahan ini."

Bella pekan lalu mengunggah di akun Instagran foto paspor ayahnya, Muhammad Anwar Hadid. Pengembang properti ini dilahirkan di Kota Nazareth, Palestina, pada November 1948. Sesuai kebijakan imigrasi Amerika Serikat, seseorang dilahirkan di Palestina setelah berdirinya negara israel pada 14 Mei 1948, tidak boleh mencantumkan Palestina sebagai tempat kelahiran.

Instagram menghapus unggahan foto itu. Bella membalas tindakan Instagram dengan berkomentar di akunnya. "Apakah bagi Facebook, kebanggaan saya memiliki ayah dilahirkan di Palestina sebuah pelecehan, penghinaan, atau gambar tidak pantas dan telanjang?" ujar tulis Bella. "Apakah kami tidak boleh menjadi orang Palestina di Instagram? Bagi saya, ini adalah pelecehan."

Bella bareng dua saudara kandungnya, Gigi dan Anwar, serta ayah mereka, Muhammad, bertahun-tahun ikut memperjuangkan nasib rakyat Palestina. Pada Desember 2017, perempuan 23 tahun itu ikut berdemonstrasi di London buat menunjukkan solidaritas terhadap bangsa Palestina sekaligus mengecam pengakuan sepihak oleh Amerika tentang Yerusalem ibu kota Israel.

Raida, warga Palestina di Dyekh Jarrah, Yerusalem Timur, membuka rumahnya untuk demonstran Palestina berlindung dari tembakan gas air mata dan peluru karet pasukan Israel. (Middle East Eye)

Perlawanan dari Syekh Jarrah

Pengadilan Distrik Yerusalem telah memutuskan 40 orang Palestina dari empat keluarga itu tidak berhak lagi menempati rumah mereka lantaran terbukti sebelum 1948, tempat tinggal mereka adalah milik warga Yahudi.

Panglima Brigade Izzudin al-Qassam Muhammad Daif. (www.rtl.fr)

Pemimpin Brigade Al-Qassam ancam Israel jika pengusiran terhadap warga Palestina berlanjut

Sejumlah keluarga Palestina di Yerusalem Timur diusir dari rumah mereka oleh para pemukim Yahudi.

Polisi Israel menembakkan gas air mata ke arah warga Palestina di dalam Masjid Al-Aqsa, dalam bentrokan terjadi pada 26 Juni 2016. (Press TV)

Polisi Israel matikan pengeras suara di Masjid Al-Aqsa pada tarawih pertama

Palsstina peringatkan kejadian semacam itu bisa meletupkan perang agama terbuka.

Mansur asy-Syahatit, lelaki Palestina asal Kota Hebron, Tepi Barat, dibebaskan dari penjara Israel pada 8 April 2021. (Albalad.co)

Setelah 17 tahun mendekam dalam penjara Israel, lelaki Palestina ini jadi amnesia

Bahkan ketika ibunya menjemput Mansur di depan penjara, dia tidak memeluk atau menyapa sang ibu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Perlawanan dari Syekh Jarrah

Pengadilan Distrik Yerusalem telah memutuskan 40 orang Palestina dari empat keluarga itu tidak berhak lagi menempati rumah mereka lantaran terbukti sebelum 1948, tempat tinggal mereka adalah milik warga Yahudi.

07 Mei 2021

TERSOHOR