palestina

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

27 Agustus 2020 14:17

Turki telah memberikan kewarganegaraan kepada selusin anggota senior Hamas, seperti dilansir the Telegraph. Kabar ini muncul di tengah lawatan delegasi Hamas dipimpin Kepala Biro Politik Ismail Haniyah ke negara itu.

Menurut seorang sumber senior, tujuh dari 12 anggota senior Hamas sudah menerima paspor Turki sedang sisanya masih dalam proses untuk menjadi warga negara itu. Dalam beberapa kasus, agen-agen senior Hamas menggunakan nama Turki sebagai samaran.

Amerika Serikat dan Uni Eropa telah menetapkan Hamas sebagai organisasi teroris. Sedangkan Inggris menyatakan Brigade Izzudin al-Qassam (sayap militer Hamas) merupakan organisasi terlarang.

Meski begitu, Turki menegaskan Hamas adalah gerakan politik sah pernah menang dalam pemilihan umum di Palestina.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah itu. Termasuk dalam rombongan adalah Wakil Kepala Biro Politik Hamas Saleh al-Aruri, kepalanya dihargai US$ 5 juta oleh Amerika.

Departemen Luar Negeri Amerika mengecam pertemuan Erdogan dengan pimpinan Hamas itu, namun Kementerian Luar Negeri Turki balik menuding sikap Washington DC itu cuma buat melayani kepentingan Israel.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ibu Kota Beirut, Libanon, 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Haniyah terpilih lagi menjadi kepala Biro Politik Hamas

Empat kepala Biro Politik lainnya sudah terpilih adalah Yahya Sinwar untuk Jalur Gaza, Saleh al-Aruri buat Tepi Barat, Khalid Misyaal untuk diaspora, dan Salamah al-Qatawi buat tahanan Hamas di penjara-penjara Palestina.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas berencana kunjungi Iran dan Libanon

Sehabis Perang Gaza berlangsung 10-20 Mei, Haniyah secara terbuka berterima kasih atas sokongan dana, senjata, dan pelatihan dari Iran. 

Kepala Biro Politik Hamas Khalid Misyaal berpose bareng wakilnya, Musa Abu Marzuq, dan anggota-anggota Biro Politik Hamas lainnya di Ibu Kota Doha, Qatar. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Khalid Misyaal terpilih lagi sebagai kepala Biro Politik Hamas untuk diaspora

Misyaal akan menjabat sampai 2025. Musa Abu Marzuq menjadi wakilnya.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ibu Kota Beirut, Libanon, 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Hamas bantah pemimpinnya tinggal di hotel mewah selama Perang Gaza berlangsung

Pemerintah Qatar menanggung semua biaya pengeluaran Haniyah selama tinggal di Qatar.





comments powered by Disqus