palestina

Arab Saudi adili para pendukung Hamas mulai bulan ini

Di bawah kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, Arab Saudi telah menetapkan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris dan terlarang.

05 September 2020 06:37

Pengadilan kejahatan khusus Arab Saudi akan mengadili secara rahasia orang-orang Palestina dan Yordania ditahan lantaran mendukung Hamas.

"Proses peradilan akan dimulai dari 22 September 2020 terhadap orang-orang ditangkap karena mendukung perjuangan Palestina (menghadapi penjajah Israel)," kata Prisoners of Conscience melalui akun Twitternya Selasa lalu. Prisoners of Conscience adalah organisasi non-pemerintah memantau nasihb orang-orang ditahan sewenang-wenang di Arab Saudi. 

Selama dua tahun terakhir, Arab Saudi getol menangkapi para pendukung Hamas telah lama menetap di negara Kabah itu. Mereka ditahan termasuk pemimpin senior Hamas Muhammad Saleh al-Khoudari.

Sila baca:

Arab Saudi tahan pemimpin senior Hamas

Arab Saudi tangkapi warga Palestina karena dukung Hamas

Di bawah kepemimpinan Putera Mahkota Pangeran Muhammad bin Salman, Arab Saudi telah menetapkan Hamas dan Al-Ikhwan al-Muslimun sebagai organisasi teroris dan terlarang di negara Kabah itu.

Pemimpin Hamas Musa Abu Marzuq. (Algulf.net)

Pemimpin Hamas: Iran paling banyak membantu Hamas

Abu Marzuq menekan semua negara membantu Hamas terbatas, sedangkan Iran satu-satunya menolong melewati batas.

Saleh al-Aruri pada 1 Agustus 2021 terpilih mendampingi Ismail Haniyah sebagai wakil kepala Biro Politik Hamas pusat. Dia awal bulan lalu terpilih menjadi kepala Biro Politik Hamas untuk Tepi Barat. (Al-Jazeera)

Saleh al-Aruri terpilih menjadi wakilnya Haniyah

Dia awal bulan lalu terpilih sebagai kepala Biro Politik Hamas untuk Tepi Barat.

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah saat mengunjungi kamp pengungsi Palestina di Ibu Kota Beirut, Libanon, 6 September 2020. (Biro Pers Hamas buat Albalad.co)

Haniyah terpilih lagi menjadi kepala Biro Politik Hamas

Empat kepala Biro Politik lainnya sudah terpilih adalah Yahya Sinwar untuk Jalur Gaza, Saleh al-Aruri buat Tepi Barat, Khalid Misyaal untuk diaspora, dan Salamah al-Qatawi buat tahanan Hamas di penjara-penjara Palestina.





comments powered by Disqus