palestina

Pemimpin Hamas bertemu Mahathir

Mahathir menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

22 Januari 2020 23:30

Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyah memulai lawatan resminya ke Malaysia hari ini dengan bertemu Perdana Menteri Mahathir Mohamad di kantornya di Putrajaya.

Dalam siaran pers Hamas diterima Albalad.co malam ini, disebutkan Haniyah tiba di Kuala Lumpur kemarin akan meninggalkan negara jiran itu Ahad mendatang. Selama di Malaysia, mantan perdana menteri Palestina itu bakal bertemu para pejabat senior Malaysia lainnya dan juga organisasi-organisasi non-pemerintah.

Dalam pertemuan dengan Mahathir, Haniyah menyampaikan perkembangan situasi di Palestina, terutama beragam kejahatan dilakukan Israel di Yerusalem dan agresi negara Zionis itu ke Jalur Gaza.

Dia menekankan pentingnya untuk menggagalkan beragam rencana jahat Israel. Dia memuji keberanian pemimpin Malaysia dalam memberikan sokongan kepada perjuangan bangsa Palestina.

Di mata para pemimpin Israel, Mahathir dikenal sebagai tokoh antinegara Bintang Daud itu.

Mahathir mengulangi lagi dukungannya terhadap rakyat Palestina. Dia menegaskan perlunya sebuah strategi komprehensif untuk memperkuat bangsa Palestina dalam menghadapi penjajahan Israel.

Delegasi Hamas dipimpin Haniyah itu juga terdiri dari anggota Biro Politik seperti Izzat ar-Risyq, Nizar Awadallah, dan Mahir Salah.

Sejak terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas, baru kali ini Haniyah bepergian ke luar negeri. Dia meninggalkan Gaza bulan lalu setelah mendapat izin dari Mesir untuk tidak ke Iran bertemu para pemimpin negara Mullah itu. Namun Haniyah malah menghadiri salat jenazah komandan Brigade Quds Mayor Jenderal Qasim Sulaimani di Ibu Kota Teheran awal bulan ini.

Haniyah juga bertakziah ke rumah mendiang Sulaimani dan bertemu penggantinya, mayor Jenderal Ismail Qaani.

Dari Teheran, Haniyah singgah di Ibu Kota Doha, Qatar, tempat semua anggota Biro Politik Hamas menetap. Dari sana dia terbang ke Kuala Lumpur dan sampai kemarin.

 

Jamal, nelayan asal Kota Gaza, tengah mempersiapkan sarapan buat putranya berupa roti lapis isi sardencis di tepi pantai, Kamis, 25 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

Ismail Haniyah terpilih sebagai Kepala Biro Politik Hamas pada 6 Mei 2017, menggantikan Khalid Misyaal. (Al-Manar)

Pemimpin Hamas bertemu pemimpin Hizbullah di Beirut

Sejak meninggalkan Jalur Gaza akhir tahun lalu, Haniyah sudah berkunjung ke Iran, Irak, Turki, dan terakhir Libanon. Dia kini menetap di Ibu Kota Doha, Qatar.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Selusin anggota senior Hamas dapat kewarganegaraan Turki

Erdogan Sabtu pekan lalu menerima delegasi Hamas dipimpin Haniyah.

Seorang warga mencium kening jenazah Yusuf Abu Jarad sebelum disalatkan di masjid dekat rumahnya di Bait Lahiya, Jalur Gaza, Rabu, 24 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Tokoh senior Hamas terinfeksi Covid-19

Mahir Salah terkena Covid-19 setelah bertemu sejumlah pasien menderita virus itu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

nelayan gaza

Hamas tahan tiga aktivis lantaran berbincang dengan orang Israel

Hamas menetapkan hubungan dengan orang Israel adalah sebuah kejahatan dan pelakunya diancam hukuman penjara atau mati kalau terbukti menjadi informan atau mata-mata bagi negara Zionis itu.

26 September 2020

TERSOHOR