palestina

Israel pindahkan mayat pemuda Palestina pakai buldoser

Militer Israel menyebut kedua warga Palestina ini mencoba menanam bahan peledak di wilayah Israel di seberang tembok perbatasan. 

24 Februari 2020 09:26

Militer Israel kemarin menggunakan sebuah buldoser untuk memindahkan mayat seorang pemuda Palestina. 

Muhammad Ali an-Naim, 27 tahun, tewas ditembak tentara Israel di daerah perbatasan Jalur Gaza-Israel di Khan Yunis. Sedangkan satu rekannya cuma luka tembak di kaki. Militer Israel menyebut kedua warga Palestina ini mencoba menanam bahan peledak di wilayah Israel di seberang tembok perbatasan. 

Dengan kawalan satu tank Merkava, buldoser Israel ini menarik mayat Ali an-Naim tergeletak di tanah kemudian dipindahkan ke dalam wilayah Israel di seberang tembok.

Warga Palestin berhasil menyelamatkan seorang teman Ali an-Naim cedera, tapi tidak berdaya mengevakuasi jenazah Ali an-Naim. 

Organisasi non-pemerintah the Legal Center for Arqb Minorities in Israel (Adala) telab meminta kepada militer negara Zionis itu buat menyelidiki insiden ini. 

Melalui keterangan tertulis, kelompok Jihad Islam mengakui Ali an-Naim adalah anggota mereka. Jihad Islam bersumpah membalas tindakan keji itu. "Muhammad Ali an-Naim, 27 tahun, mati syahid oleh kejahatan Israel."

Kementerian Kesehatan Gaza bilang mayat Ali an-Naim dan rekannya cedera sudah dibawa ke sebuah rumah sakit dibanfun Uni Eropa di Khan Yunis. 

 

Dua bocah perempuan tengah melintas di depan tembok sebuah rumah bolong-bolong terkena peluru Israel di Jabaliya, Jalur Gaza, 27 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Israel susun daftar rahasia berisi 300 pejabat militer dan intelijen bisa diadili karena kejahatan perang

Dalam daftar itu terdapat nama Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Benny Gantz, dan Avigdor Lieberman.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Mata-mata Gaza

Dua putra pemimpin Hamas juga ada yang menjadi informan Israel.

Suasana dalam terowongan menghubungkan Mesir dan Jalur Gaza di perbatasan Rafah, 21 Oktober 2012. (faisal assegaf/albalad.co)

Pemimpin Hamas akui satu anggotanya membelot ke Israel

Para pejabat Hamas mengklaim awal bulan ini, mereka telah membekuk jaringan informan Israel di Gaza ingin melancarkan sabotase.

Seorang pengawal pemimpin Hamas memasuki terowongan di perbatasan Rafah,  tembus dari Jalur Gaza ke Mesir, Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Komandan pasukan laut Hamas berkhianat dan kabur ke Israel

Komandan Hamas itu kabur dengan membawa sebuah komputer jinjing, uang tunai, peralatan penyadap, dan sebundel dokumen rahasia.





comments powered by Disqus