palestina

Wabah Covid-19 telah sampai ke Gaza

Dua penderita pertama Covid-19 di Gaza adalah lelaki berumur 30 dan 40 tahun. Mereka baru kembali dari Pakistan melalui Rafah, Mesir, Kamis lalu.

22 Maret 2020 19:43

Wabah virus corona Covid-19 akhirnya sampai ke Jalur Gaza, Palestina, wilayah berpenduduk dua juta orang telah diblokade Israel sejak pertengahan 2007.

Wakil Menteri Kesehatan Yusuf Aburisy kemarin malam mengungkapkan dua penderita pertama Covid-19 di Gaza adalah lelaki berumur 30 dan 40 tahun. Mereka baru kembali dari Pakistan melalui Rafah, Mesir, Kamis lalu. Keduanya kini dikarantina di rumah sakit lapangan di Rafah, selatan Gaza.

Kementerian Kesehatan di Gaza juga memutuskan menutup semua masjid, restoran, dan kafe hingga waktu belum ditentukan.

Lebih dari 2.700 warga Palestina di Gaza juga tengah menjalani karantina mandiri di rumah, kebanyakan baru pulang dari Mesir.

Seorang anak bersama ibunya tengah menunggu di perlintasan Rafah, Mesir, untuk menyeberang ke Jalur Gaza, Ahad, 21 Oktober 2012. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Bantuan negara-negara Arab buat Palestina anjlok 85 persen

Secara keseluruhan, pendapatan Palestina anjlok 70 persen tahun ini.

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dalam pertemuan bilateral di Singapura, 20 Februari 2017. (Facebook/Lee Hsien Loong)

Prihatin atas krisis ekonomi akibat Covid-19, presiden Israel minta gajinya dipotong 10 persen

Pemerintah Israel kemarin memutuskan memotong gaji semua anggota kabinet, termasuk perdana menteri, dan seluruh anggota Knesset.

Wali Kota Yerusalem Nir Barkat berpose sambil memegang papan penunjuk jalan menuju Kedutaan Besar Amerika Serikat di Yerusalem. (Jerusalem Municipality)

Honduras ingin pindahkan kedutaannya ke Yerusalem akhir tahun ini

Baru dua negara sudah membuka kedutaan mereka di Yerusalem, yakni Amerika Serikat dan Guatemala.

Pemilik klub Chelsea Fc Roman Abramovich. (Courtesy)

Pemilik klub bola Chelsea sumbang fulus Rp 1,5 triliun bagi pemukim Yahudi di Yerusalem Timur

Dengan fulus itu, Elad melakukan penggalian arkeologis di Yerusalem Timur dan membeli rumah-rumah serta tanah milik warga Palestina untuk disewa atau dijual lagi kepada warga Yahudi.





comments powered by Disqus