palestina

Takut diketahui, enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa sehari lebih dulu dari rencana

Mereka merangkak dalam terowongan selama setengah jam sebelum keluar melalui lubang di luar tembok penjara.

20 September 2021 06:59

Enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa di utara Israel pada 6 September melancarkan aksinya sehari lebih dulu karena takut terowongan sudah mereka gali diketahui sipir.

Keenam tahanan itu - Zakaria Zubaidi, Mahmud al-Aridah, Muhammad al-Aridah, Yaqub Qadri, Iham Kamamji, dan Munadal Nafiyat - sudah ditangkap.

Saat menjalani pemeriksaan, sebagian dari mereka meyakini seorang sipir sudah mengetahui tanah bekas galian mereka simpan dalam lubang dan sistem drainse penjara. Namun kalau mereka memajukan sehari dari rencana pelarian, berarti mereka tidak akan mendapat bantuan dari pihak luar.

Rencana meloloskan diri dari Penjara Gilboa itu dibuat oleh Mahmud al-Aridah, sudah mendekam selama 25 tahun. Dia juga pertama kali muncul dari lubang di luar tembok penjara bareng sepupunya, Muhammad al-Aridah.

Sebagian besar proses penggalian dilakukan oleh Munadal Nafiyat, paling kuat fisiknya di antara keenam tahanan kabur itu.

Empat tahanan membantu proses pelarian juga telah dibekuk dna semuanya anggota Jihad Islam. Mereka mengakui membantu proses penggalian terowongan. Satu lagi bilang drinya berjaga supaya tidak ada sipir masuk ke dalam sel tempat lubang digali dan menyembunyikan lubang kalau ada pemeriksaan.

Menurut Avidgor Feldman, kliennya bernama Zakaria Zubaidi harus merangkak selama setengah jam dalam terowongan sebelum berhasil kabur.

Enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa di utara Israel pada 6 September 2021. Mereka ditangkap lagi dalam dua pekan. (Israel Prison Service)

Enam tahanan Palestina kabur dan telah ditangkap, dipindah ke lima penjara berbeda

Lima dari tahanan kabur itu anggota Jihad Islam, sedangkan Zubaidi dari Fatah.

Daftar enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa di utara Israel pada 6 September 2021. (Israel Prison Service)

Biaya untuk buru enam tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa setidaknya Rp 43 miliar sehari

Ongkos ini termasuk untuk menurunkan ratusan personel gabungan dari militer, Shin Bet, dan Yamam.

Iham Kamamji (kiri) dan Munadal Nafiyat ditangkap pasukan keamanan Israel pada 18 September 2021 di Jenin, Tepi Barat, Palestina. (Shin Bet)

Israel tangkap dua buronan terakhir kabur dari Penjara Gilboa

Penangkapan Kamamji dan Nafiyat itu mengakhiri perburuan terbesar sepanjang sejarah Israel terhadap keenam tahanan Palestina lari Penjara Gilboa. 

Israel menangkap dua tahanan kabur bernama Zakaria Zubaidi dan Muhammad al-Aridah di Desa Syibli Umm al-Ghanam di utara Israel pada 11 September 2021.  Sehingga sudah empat tahanan Palestina kabur dari Penjara Gilboa dibekuk dan dua lagi masih buron. (Courtesy)

Kelaparan dan kehausan selama dalam pelarian

Muhammad al-Aridah, 39 tahun, untuk pertama kali dalam dua dasawarsa makan buah. Dan dia melahap pir berduri ketika sedang diburu pasukan keamanan negara Zionis itu.





comments powered by Disqus

Rubrik palestina Terbaru

Hamas hukum mati dua warga Palestina karena menjadi mata-mata Israel

Di Bethlehem, pengadilan Palestina menghukum seorang lelaki lantaran berusaha menjual tanahnya kepada sejumlah pemukim Yahudi. Dia divonis 15 tahun penjara.

19 Oktober 2021

TERSOHOR