pelesir

Bar terbaik di Timur Tengah

Namanya the Imperial Craft Cocktail Bar di Hotel Imperial, Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

10 Oktober 2014 09:58

Pernahkah membayangkan di mana di Timur Tengah Anda bisa mendapatkan Manhattan atau Dirty Martini sempurna? Jawabannya bisa ditemukan di bar terbaik dalam sebuah hotel kecil dan tidak disangka di Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

Namanya the Imperial Craft Cocktail Bar di Hotel Imperial. Lokasinya di Jalan Hayarkon nomor 66. Bar ini kemarin terpilih sebagai bar terbaik di Afrika dan Timur Tengah dalam ajang penghargaan 50 Bar Terbaik Sejagat.

Pemilihan ini dilakoni oleh 330 orang dari industri minuman dan ahli-ahli internasional. Penghargaan digelar majalah Drinks International ini diumumkan di Ibu Kota London, Inggris.

The Artesian di London terpilih sebagai bar terbaik sedunia meski baru tiga tahun beroperasi. The Dead Rabbit di Kota New York, Amerika Serikat, menduduki peringkat kedua dan dinobatkan menjadi bar terbaik di Amerika.

Predikat bar terbaik di Amerika Latin menjadi milik Floreira Atlantico, High Five di Tokyo terbaik di Asia, dan The Baxter di Kota Sydney terbaik untuk di Australia.

The Imperial Craft Cocktail Bar mempekerjakan para bartender veteran. Tetamu bakal dihibur oleh lagu-lagu jazz pada pukul 18:00-20:00 hingga blues dan Rock 'n' Roll sampai tengah malam. Merokok baru dibolehkan di atas pukul 12 malam.

Hotel Aloft akan beroperasi di Kota Makkah, Arab Saudi, pada 2025 akan menjadi hotel terbesar di dunia. (Marriott)

Hotel terbesar di dunia akan beroperasi di Makkah pada 2025

Hotel Aloft di seberang pintu masuk Masjid Al-Haram direncanakan memiliki seribu kamar.

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.





comments powered by Disqus