pelesir

Pelancong Arab dan dinginnya puncak

"Bahkan di sini juga ada banyak pelacur Maroko. Mereka biasanya menyewa vila," kata tukang ojek bernama Yaya.

15 Mei 2015 10:03

Kawasan Timur Tengah mulai Mei hingga Oktober dibekap musim panas. Di saat inilah banyak pelancong dari negara-negara Arab berdatangan ke Indonesia.

Puncak - daerah meliputi kabupaten Bogor dan Cianjur, Jawa Barat - menjadi salah satu tujuan pelesiran mereka. Wilayah ini terkenal berhawa adem dengan pemandangan hijau nan asri.

Khalid, pemuda asal Arab Saudi, mengaku sudah beberapa kali ke Puncak. "Saya sudah cukup sering ke sana," katanya kepada Albalad.co saat menunggu penerbangan Etihad tujuan Jakarta dua pekan lalu di Bandar Udara Internasional Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Dia bepergian bareng lima kawannya. Rekannya yang lain cuma tersenyum ketika ditanya apakah akan berlibur ke Puncak.

Setiba di Bandar Udara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Albalad.co kembali bertemu enam pemuda Arab tengah menunggu bagasi mereka. Anak-anak muda ini pun mengangguk tanda pernah ke sana saat ditanya soal Puncak.

Selain lajang Arab atau pun yang sudah menikah tapi pergi sendirian, ada juga pasangan muda Arab datang berlibur.

Sudah menjadi rahasia umum, selain lokasi wisata seperti Taman Safari, perkebunan teh, atau Kebun Raya Bogor, puncak juga menawarkan kehangatan perempuan bagi pelancong Arab. "Bahkan di sini juga ada banyak pelacur Maroko. Mereka biasanya menyewa vila," kata Yaya, tukang ojek di kawasan Ciburial, Puncak, saat dihubungi Albalad.co melalui telepon selulernya hari ini.

Dia membenarkan mulai bulan ini banyak turis Arab berlibur ke Puncak. "Tapi tidak semua mencari perempuan," ujarnya. Dia mengaku belum pernah membawa wisatawan Arab ingin mencari perempuan atau untuk melaksanakan nikah kontrak.

Banyak orang Arab belum pernah datang penasaran dengan Puncak. "Kalau saya ke Indonesia lagi, antarkan saya ke Puncak," tutur Adam, pelancong asal Kuwait, seraya tersenyum.

Hotel Aloft akan beroperasi di Kota Makkah, Arab Saudi, pada 2025 akan menjadi hotel terbesar di dunia. (Marriott)

Hotel terbesar di dunia akan beroperasi di Makkah pada 2025

Hotel Aloft di seberang pintu masuk Masjid Al-Haram direncanakan memiliki seribu kamar.

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.





comments powered by Disqus