pelesir

Museum Louvre Abu Dhabi bakal diresmikan akhir tahun depan

Kemungkinan besar pada 2 Desember 2016, bertepatan dengan hari kemerdekaan Uni Emirat Arab.

23 Juni 2015 11:45

Dalam sebuah jumpa pers Selasa pekan ini di Ibu Kota Paris, Prancis, Presiden Museum Louvre bilang peresmian Museum Louvre Abu Dhabi bakal ditunda hingga akhir tahun depan, seperti dilansir the Art Newspaper. Namun tidak disebutkan kapan tanggalnya.

Padahal sebelumnya diumumkan museum itu bakal dibuka akhir tahun ini. Proyek senilai US$ 1 miliar ini berlokasi di Pulau Saadiyat. Di sini sudah berdiri pula Museum Nasional Zayid dan Guggenheim Abu Dhabi.

Menurut kurator Museum Louvre Jean-Fran├žois Charnier, perlu paling tidak tiga bulan untuk memasang semua koleksi di Louvre Abu Dhabi.

Louvre Abu Dhabi akan memiliki ruang galeri seluas 9.200 meter persegi, meliputi 6.681 meter persegi galeri permanen dan 2.364 meter persegi galeri temporer. Kontrak proyek pembangunan Museum Louvre Abu Dhabi diteken satu dasawarsa lalu, tapi prosesnya sempat mangkrak enam tahun.

Seorang sumber di Abu Dhabi mengungkapkan kemungkinan Abu Dhabi Louvre mulai dibuka November atau Desember 2016. "Tanggal pastinya bergantung pada kepala negara," katanya. Dia memperkirakan kemungkinan besar pada 2 Desember 2016, bertepatan dengan hari kemerdekaan Uni Emirat Arab (UEA).

Charnier menambahkan pemerintah UEA masih membeli sejumlah karya seni bikinan seniman maestro dunia untuk dipajang di Louvre Abu Dhabi.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing bakal dibuka di Makkah dan Madinah

The Barking Lot sudah beroperasi di Al-Khobar dan Riyadh.

Pengunjung di kafe khusus pemilik anjing, the Barking Lot, di Kota Al-Khobar, Arab Saudi. (lifeinsaudiarabia.net)

Kafe khusus pemilik anjing dibuka di Riyadh

The Barking Lot di Riyadh beroperasi sejak Mei lalu.

Habibah Thariq, mahasiswi Universitas Tanta di Mesir, dilecehkan karena pergj ke kampusnya mengenakan gaun. (Twitter)

Kebebasan berpakaian bagi kaum hawa Mesir masih jadi perdebatan

Habibah dilecehkan karena mengenakan gaun di kampusnya, sedangkan Dina dilarang berenang lantaran memakai Burkini.





comments powered by Disqus