pelesir

Serah terima Museum Louvre Abu Dhabi dijadwalkan pertengahan 2016

Proyek senilai Rp 9,08 triliun itu rencananya diresmikan pada semester kedua tahun depan.

09 Desember 2015 22:07

Pembangunan Museum Louvre Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sudah memasuki tahap akhir. Serah terima dijadwalkan berlangsung pertengahan tahun depan.

"Pembangunan museum dalam tahap final dan kami memperkirakan serah terima bangunan berlangsung pada pertengahan 2016," kata Ali Majid al-Mansyuri, Kepala Perusahaan Pengembangan Wisata dan Investasi Abu Dhabi saat meninjau lokasi proyek bareng Muhammad Tsani Mursyid ar-Rumaithi, bos Arabtech, kontraktor pembangunan Louvre Abu Dhabi.

Keduanya bersama sejumlah tokoh menghadiri pemasangan batu alam di areal seluas 30 ribu meter persegi itu. Louvre Abu Dhabi baru-baru ini menyelesaikan pemasangan kubah ikonik selebar 180 meter.  Pengerjaan proyek juga sudah sampai bangunan galeri utama, lantai bawah tanah, gerbang, dan gedung administrasi.

Kantor berita resmi WAM melaporkan tahap selanjutnya adalah pengangkatan tembok sementara sedalam 14 meter, dibangun buat membendung air laut. Nantinya air bakal dibiarkan mengalir bertahap sehingga kompleks Museum Louvre Abu Dhabi kelihatan mengambang tenang di atas laut.

Proyek senilai US$ 650 juta atau kini setara Rp 9,08 triliun itu tadinya dijadwalkan diresmikan akhir tahun ini, setelah sebelumnya direncanakan pada 2012. Namun rencana peresmian Museum Louvre Abu Dhabi diundur hingga semester kedua tahun depan.

Pembangunan Louvre Abu Dhabi ini dimulai sejak awal Maret 2007. Untuk memakai nama Louvre, museum seni tersohor di Ibu Kota Paris, Prancis, pemerintah Abu Dhabi membayar US$ 525 juta (Rp 7,3 triliun) dan tambahan US$ 747 juta (Rp 10,4 triliun) buat meminjam koleksi lukisan Louvre Paris, pameran khusus, dan bimbingan manajemen.

Louvre Abu Dhabi berdiri di Distrik Kebudayaan Pulau Saadiyat. Proyek ini rancangan arsitek Jean Nouvel dan perusahaan konsultan arsitektur Buro Happold.

Poster kampanye jadikan Inggris sebagai bahasa asing resmi di Maroko untuk menggantikan bahasa Prancis. (Twitter)

Rakyat Maroko ingin bahasa Inggris jadi bahasa asing resmi untuk gantikan bahasa Prancis

Sekitar 33 persen rakyat Maroko masih mampu berbahasa Prancis. Dari jumlah itu, hanya 13,5 persen fasih berbahasa Prancis.

Ain Dubai, bianglala terbesar di dunia akan dibuka untuk umum pada 21 Oktober 2021 di Kota Dubai, Uni Emirat Arab.

Bianglala terbesar di dunia dibuka di Dubai bulan depan

Ain Dubai dirancang untuk mampu bertahan hingga 300 ribu rotasi atau 60 tahun. 

Pemerintahan Taliban di Afghanistan. (Albalad.co/Supplied)

Etnis Pastun diyakini keturunan Bani Israel

Tradisi orang-orang Pastun memiliki kesamaan dengan bangsa Yahudi, yakni sunat bagi bayi lelaki di hari kedelapan setelah dilahirkan, tidak mencampurkan susu dengan daging, menyalakan lilin menjelang perayaan Sabbath, dan pernikahan dengan saudara ipar.

Tembok Ratapan berlokasi di Kota Tua, Yerusalem Timur. (Wikimedia Commons)

Peziarah Yahudi kerap kencing sembarangan di Tembok Ratapan

Ginsburg mendesak pemerintah Israel segera membangun toilet untuk mencegah perbuatan noda itu terus berlangsung. 





comments powered by Disqus