pelesir

Serah terima Museum Louvre Abu Dhabi dijadwalkan pertengahan 2016

Proyek senilai Rp 9,08 triliun itu rencananya diresmikan pada semester kedua tahun depan.

10 Desember 2015 05:07

Pembangunan Museum Louvre Abu Dhabi di Ibu Kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, sudah memasuki tahap akhir. Serah terima dijadwalkan berlangsung pertengahan tahun depan.

"Pembangunan museum dalam tahap final dan kami memperkirakan serah terima bangunan berlangsung pada pertengahan 2016," kata Ali Majid al-Mansyuri, Kepala Perusahaan Pengembangan Wisata dan Investasi Abu Dhabi saat meninjau lokasi proyek bareng Muhammad Tsani Mursyid ar-Rumaithi, bos Arabtech, kontraktor pembangunan Louvre Abu Dhabi.

Keduanya bersama sejumlah tokoh menghadiri pemasangan batu alam di areal seluas 30 ribu meter persegi itu. Louvre Abu Dhabi baru-baru ini menyelesaikan pemasangan kubah ikonik selebar 180 meter.  Pengerjaan proyek juga sudah sampai bangunan galeri utama, lantai bawah tanah, gerbang, dan gedung administrasi.

Kantor berita resmi WAM melaporkan tahap selanjutnya adalah pengangkatan tembok sementara sedalam 14 meter, dibangun buat membendung air laut. Nantinya air bakal dibiarkan mengalir bertahap sehingga kompleks Museum Louvre Abu Dhabi kelihatan mengambang tenang di atas laut.

Proyek senilai US$ 650 juta atau kini setara Rp 9,08 triliun itu tadinya dijadwalkan diresmikan akhir tahun ini, setelah sebelumnya direncanakan pada 2012. Namun rencana peresmian Museum Louvre Abu Dhabi diundur hingga semester kedua tahun depan.

Pembangunan Louvre Abu Dhabi ini dimulai sejak awal Maret 2007. Untuk memakai nama Louvre, museum seni tersohor di Ibu Kota Paris, Prancis, pemerintah Abu Dhabi membayar US$ 525 juta (Rp 7,3 triliun) dan tambahan US$ 747 juta (Rp 10,4 triliun) buat meminjam koleksi lukisan Louvre Paris, pameran khusus, dan bimbingan manajemen.

Louvre Abu Dhabi berdiri di Distrik Kebudayaan Pulau Saadiyat. Proyek ini rancangan arsitek Jean Nouvel dan perusahaan konsultan arsitektur Buro Happold.

Arab Saudi menggelar pesta kembang api sambut malam Tahun Baru 2020. (MBC)

Arab Saudi gelar pesta kembang api perdana sambut tahun baru

Perayaan malam tahun baru ini merupakan bagian dari festival musik dan hiburan Riyadh Season. 

Seorang perempuan Arab Saudi memperlihatkan kedua payudaranya saat menonton konser musik di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Twitter)

Sejumlah perempuan Saudi pamer aurat saat menonton konser musik

Mereka kini boleh berbaur dengan lelaki di dalam restoran dan kafe, menonton konser musik, dan menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.

Sebanyak 130 ribu orang menyaksikan festival musik MDL Beast di hari pertama, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (Al-Arabiya)

Arab Saudi gelar konser musik pop terbesar

Selama ini ulama-ulama Saudi berpaham Wahabi mengharamkan musik.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan pamerkan Injil Raja James edisi perdana

Injil Raja James ini akan dipamerkan bareng Al-Quran cetakan awal. 





comments powered by Disqus