pelesir

UEA didesak keluarkan izin bagi turis non-muslim tenggak minuman beralkohol

Izin itu hanya diberikan bagi penduduk non-muslim, berumur minimum 21 tahun, dan berpendapatan paling rendah Rp 11,25 juta sebulan.

10 Desember 2015 14:00

Para pengacara di Uni Emirat Arab (UEA) mendesak pemerintah negara itu mengeluarkan izin bagi pelancong non-muslim menenggak minuman beralkohol, seperti dilansir surat kabar 7Days kemarin. Kebijakan itu buat menghindari wisatawan asing terlibat masalah hukum lantaran minum khamr selama mereka berlibur di UEA.

Menurut hukum berlaku di UEA, adalah tindakan ilegal mengonsumsi minuman memabukkan tanpa izin atau menenggak minuman beralkohol selain di hotel dan bar.

"Persoalannya adalah pelancong asing tidak dibolehkan memperoleh izin itu," kata pengacara Yusuf al-Bahar. Dia menyarankan izin sementara untuk meminum khamr itu diberikan kepada turis non-muslim setiba mereka di Dubai atau memberi mereka izin saat mendapat visa atau tiket sebelum terbang ke Dubai.

Padahal menurut seorang hakim di Pengadilan Dubai, izin minum khamr diberikan kepada penduduk UEA non-muslim. "Jadi kenapa tidak memberikan izin serupa kepada pelancong?"

Sesuai undang-undang berlaku di sana, izin hanya diberikan bagi warga non-muslim, berumur minimum 21 tahun, dan berpendapatan paling rendah tiga ribu dirham atau kini setara Rp 11,25 juta sebulan.

Pengacara lainnya, Hani Hamuda, menyetujui gagasan itu. Dia bilang banyak pelancong asing tidak tahu mereka bisa dikenai denda jika ketahuan menenggak minuman beralkohol. "Karena banyak dari mereka datang ke Dubai dan pulang tanpa bermasalah, mereka pikir tidak memerlukan izin itu," ujarnya.

Arab Saudi menggelar pesta kembang api sambut malam Tahun Baru 2020. (MBC)

Arab Saudi gelar pesta kembang api perdana sambut tahun baru

Perayaan malam tahun baru ini merupakan bagian dari festival musik dan hiburan Riyadh Season. 

Seorang perempuan Arab Saudi memperlihatkan kedua payudaranya saat menonton konser musik di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Twitter)

Sejumlah perempuan Saudi pamer aurat saat menonton konser musik

Mereka kini boleh berbaur dengan lelaki di dalam restoran dan kafe, menonton konser musik, dan menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.

Sebanyak 130 ribu orang menyaksikan festival musik MDL Beast di hari pertama, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (Al-Arabiya)

Arab Saudi gelar konser musik pop terbesar

Selama ini ulama-ulama Saudi berpaham Wahabi mengharamkan musik.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan pamerkan Injil Raja James edisi perdana

Injil Raja James ini akan dipamerkan bareng Al-Quran cetakan awal. 





comments powered by Disqus