pelesir

Restoran terindah sejagat di Tel Aviv

Rumah makan ini hasil rancangan arsitek Alon Baranowitz dan Irene Kronenberg.

25 Januari 2015 02:23

The International Space Design Award pekan lalu menetapkan restoran Pastel sebagai tempat makan berdesain terindah di dunia. Rumah makan baru dibuka dua tahun lalu ini berlokasi dalam gedung the Herta and Paul Amir di kompleks Museum Seni di Ibu Kota Tel Aviv, Israel.

Pastel, dirancang oleh arsitek Alon Baranowitz dan Irene Kronenberg, ini mengalahkan restoran-restoran lain di 35 negara hasil rancangan lebih dari empat ribu arsitek lainnya. Kompetisi ini digelar di Cina.

Baranowitz dan Kronenberg juga termasuk lima finalis dalam kategori desain hotel terbaik. Karya keduanya masuk lima besar itu berupa Hotel the Wyndham Grand Frankfurt di Kota Frankfurt, Jerman.

Restoran the Topolopompo, juga di Tel Aviv, hasil rancangan Baranowitz dan Kronenberg, beberapa bulan lalu menjadi juara pertama dalam kategori desain restoran dan bar terbaik di Timur Tengah dan Afrika. Perlombaan ini diselenggarakan di Ibu Kota London, Inggris.

Hotel Aloft akan beroperasi di Kota Makkah, Arab Saudi, pada 2025 akan menjadi hotel terbesar di dunia. (Marriott)

Hotel terbesar di dunia akan beroperasi di Makkah pada 2025

Hotel Aloft di seberang pintu masuk Masjid Al-Haram direncanakan memiliki seribu kamar.

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.





comments powered by Disqus