pelesir

Dibeli Qatar Rp 3,8 triliun, lukisan Gauguin jadi karya seni termahal sejagat

Lukisan itu berjudul Nafea Faa Ipoipo atau Kapan Kamu Menikah?

07 Februari 2015 17:51

Lukisan karya seniman Prancis Eugene Henri Paul Gauguin menggambarkan dua gadis Tahiti menjadi karya seni termahal sejagat.

Predikat itu diperoleh setelah sebuah museum di Qatar membeli lukisan berjudul Nafea Faa Ipoipo atau Kapan Kamu Menikah? itu seharga Rp 300 juta atau sekitar Rp 3,8 triliun, seperti dilaporkan surat kabar the New York Times.

Gauguin meninggal di usia 55 tahun pada 1903. Karya-karyanya tersohor setelah dia mengembuskan napas terakhir. Banyak lukisannya dimiliki oleh kolektor Rusia Sergei Ivanovich Shchukin. Karya-karya Gauguin sangat berpengaruh bagi banyak pelukis modern, seperti Pablo Picasso dan Henri Matisse.

Rekor lukisan termahal didunia sebelumnya dipegang oleh karya dari Paul Cezanne. Qatar pula yang membeli senilai US$ 259 juta.

Kepala Otoritas Museum Qatar Syekha Al-Mayasa binti Hamad at-Taani pada 2013 dinyatakan sebagai pemain terbesar baru dalam karya seni internasional. Dia berani menggelontorkan US$ 1 miliar (Rp 12,7 triliun) saban tahun buat membeli karya-karya seni maestro.

Qatar memang sudah menanam investasi dalam jumlah sangat besar untuk mendanai museum-museum seni Islam dan modern Arab. Dalam sebuah wawancara lima tahun lalu, Syekha Al-Mayasa bilang dia meyakini dengan membangun institusi seni bisa melawan prasangka Barat mengenai masyarakat muslim. Dia juga mengatakan seni bagian sangat penting dari identitas nasional Qatar.

Hotel Aloft akan beroperasi di Kota Makkah, Arab Saudi, pada 2025 akan menjadi hotel terbesar di dunia. (Marriott)

Hotel terbesar di dunia akan beroperasi di Makkah pada 2025

Hotel Aloft di seberang pintu masuk Masjid Al-Haram direncanakan memiliki seribu kamar.

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.





comments powered by Disqus