pelesir

Lukisan wajah mantan emir Qatar dari cat minyak terjual US$ 275 ribu

Nama pelukisnya tidak diketahui.

08 Maret 2016 18:57

Sebuah lukisan wajah mantan Emir Qatar Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani terjual US$ 275 ribu (1 juta riyal) dalam sebuah lelang.

Syekh Hamad, 64 tahun, memerintah negara Arab Teluk supertajir itu selama 1995-2013. Takhta kemudian diserahkan kepada putranya, Syekh Tamim bin Hamad, kini berumur 36 tahun. Syekh Hamad menjadi pemimpin Arab pertama mengunjungi Jalur Gaza empat tahun lalu sejak wilayah ini diblokade Israel pada 2007.

Lukisan dari cat minyak itu dipamerkan dalam peresmian perusahaan Tartib di Ibu Kota Doha, Qatar.

Pembelinya adalah Said al-Marri. Dia bilang ikut lelang dan siap membayar berapa pun harganya karena ingin memiliki karya seni amat berharga itu. "Lukisan wajah sang pangeran (Syekh Hamad bin Khalifah ats-Tsani) tidak ternilai," katanya kepada Asy-Syarq, surat kabar terbitan Doha.

Namun tidak ada penjelasan siapa nama pelukis rupa Syekh Hamad itu.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (alriyadh.com)

Arab Saudi segera terbitkan visa pelancong bulan ini

Visa turis itu seharga 440 riyal, dapat diperoleh secara onile atau setiba di Arab Saudi.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Al-Arabiya)

Arab Saudi akan undang Bruno Mars, Alicia Keys, dan Jennifer Lopez

Untuk pertama kali pula, penonton di Arab Saudi bakal disuguhkan pertunjukan teater dan tari modern.

Desain taman hiburan Qiddiyah, tengah dibangun di Arab Saudi. (Arabian Business0

Arab Saudi akan bangun roller coaster terpanjang, tertinggi, dan tercepat sejagat

Tiga fase pertama dari proyek Qiddiyah akan dibuka untuk masyarakat umum pada 2023.

Sebuah mal di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, masih ramai pengunjung ketika waktu salat magrib tiba. (Arabian Business)

Arab Saudi izinkan restoran, toko, dan mal buka di waktu salat

Hingga tiga tahun lalu, polisi syariah masih kelihatan berpatroli di negara Kabah itu. Mereka mengusir lelaki dan perempuan dari restoran, toko, dan mal-mal untuk salat ketika azan berkumandang.





comments powered by Disqus