pelesir

Menengok rumah mendiang Imam Khomeini

Seorang pengunjung lainnya berusaha mengambil buah zaitun seolah ingin mengalap berkah dari Imam Khomeini.

02 Juni 2016 01:45

Ratusan orang, termasuk peserta acara peringatan haul Imam Khomeini asal beragam negara, Selasa pagi lalu bergantian menengok dari balik jendela ke arah kamar pribadi sang imam. Yang terlihat cuma sebagian kamar berisi sofa dan foto sang imam.

Para pengunjung, termasuk empat warga Indonesia, bergantian memotret kamar pribadi Imam Khomeini dengan telepon seluler masing-masing. Semuanya juga berfoto selfie di kediaman Imam Khomeini rimbun oleh pepohonan zaitun sudah berbuah, seperti dilaporkan wartawan Albalad.co Faisal Assegaf dari Ibu Kota Teheran, Iran.

Kediaman mendiang Imam Khomeini ini berlokasi di kawasan elite Jamaran di utara Teheran, sekitar setengah jam bermobil dari pusat ibu kota. Rumah pernah dihuni Imam Khomeini ini berlokasi di dalam jalan hanya muat satu mobil dengan saluran air kecil di bagian tengah, bukan di kedua sisi seperti di Jakarta. Air got mengalir lancar itu pun jernih. :Kayak dari mata air pegunungan," celetuk seorang pengunjung.

Setidaknya, ada lima bus rombongan diparkir di sisi jalan masuk kompleks Jamaran. Untuk sampai ke rumah sang imam, para pengunjung berjalan kaki sejauh 300 meter. Di sisi kiri dan kanan berjejer poster Imam Khomeini. Juga berdiri stan dijaga gadis-gadis Iran sedap dipandang.    

Para pengurus peziarah menyediakan minuman rasa jeruk bisa diambil pengunjung memakai gelas plastik. Juga disajikan kue dan air minum kemasan botol.

Dua perempuan Afghanistan berjilbab dan berabaya serba hitam, khas kaum Syiah, menitikkan air mata. Seorang pengunjung lainnya berusaha mengambil buah zaitun seolah ingin mengalap berkah dari Imam Khomeini.  

Sehabis berpuas diri berfoto selfie di kediaman Imam Khomeini, para pengunjung diajak ke majelis tempat pemimpin Revolusi Islam Iran itu berceramah dan mengajar. Letaknya bersebelahan dengan rumahnya. Sehabis itu kunjungan dilanjutkan ke museum pribadi berisi foto-foto Imam Khomeini dalam beragam peristiwa penting, termasuk kepulangannya dari Paris setelah Syah Reza Pahlevi kabur dari Iran.

Sayangnya, tidak ada agenda pertemuan dengan putra sang imam, Hasan Khomeini. Dia baru muncul besoknya di acara seminar soal pemikiran politik Islam Imam Khomeini di Perpustakaan Nasional Iran. Dalam pidatonya, Hasan Khomeini menyoroti konflik berdarah sesama kaum muslim, terutama di Timur Tengah, gara-gara perbedaan mazhab.

"Padahal, seperti kata Imam Khomeini, Islam mengajarkan persatuan bukan perpecahan," ujar Hasan Khomeini, selama memberi sambutan berzikir dengan tasbih di tangan kirinya.

Arab Saudi menggelar pesta kembang api sambut malam Tahun Baru 2020. (MBC)

Arab Saudi gelar pesta kembang api perdana sambut tahun baru

Perayaan malam tahun baru ini merupakan bagian dari festival musik dan hiburan Riyadh Season. 

Seorang perempuan Arab Saudi memperlihatkan kedua payudaranya saat menonton konser musik di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Twitter)

Sejumlah perempuan Saudi pamer aurat saat menonton konser musik

Mereka kini boleh berbaur dengan lelaki di dalam restoran dan kafe, menonton konser musik, dan menyetir mobil atau mengendarai sepeda motor.

Sebanyak 130 ribu orang menyaksikan festival musik MDL Beast di hari pertama, berlangsung di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, 19 Desember 2019. (Al-Arabiya)

Arab Saudi gelar konser musik pop terbesar

Selama ini ulama-ulama Saudi berpaham Wahabi mengharamkan musik.

Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi. (Arabian Business)

Arab Saudi akan pamerkan Injil Raja James edisi perdana

Injil Raja James ini akan dipamerkan bareng Al-Quran cetakan awal. 





comments powered by Disqus