pelesir

Pekan Film Indonesia ditutup di Damaskus

"Sebuah contoh tokoh mengagumkan. Habibie sangat mencintai dan setia kepada istrinya, Ainun. Dia juga seorang patriot negara dan ilmuwan jenius."

06 Oktober 2016 10:41

Pekan Film Indonesia di Suriah berakhir di Ibu Kota Damaskus pada 5—7 Oktober 2016, setelah sukses digelar di kota Lattakia dan Homs. KBRI (Kedutaan Besar Republik Indonesia) di Damaskus menggelar puncak Pekan Film Indonesia di Gedung Opera Damaskus.

Pembukaan Pekan Film Indonesia di Damaskus dihadiri oleh Menteri Kebudayaan Suriah Muhammad al-Ahmad, Duta Besar Indonesia untuk Suriah Djoko Harjanto, serta duta besar dari Belarusia, Filipina, Cina, Kuba, dan Mesir. Sekitar 400 tamu menonton film Habibie-Ainun di Gedung Opera berlokasi di jantung Damaskus, seperti dilansir siaran pers KBRI Damaskus diterima Albalad.co hari ini.

"Film salah satu bentuk ekspresi peradaban," kata Menteri Kebudayaan Suriah Muhammad al-Ahmad, juga dikenal sebagai kritikus film Arab. "Selain membawa warna baru bagi rakyat Suriah, Pekan Film Indonesia adalah jembatan antar kebudayaan berhasil mendekatkan Indonesia yang jauh di mata, tetapi dekat di hati rakyat Suriah."

Duta Besar Djoko Harjanto bilang konflik berkepanjangan di Suriah tidak menghalangi KBRI buat menggelar Pekan Film Indonesia di negara Syam itu. "Sepanjang berkeliling di kota Lattakia, Homs, dan Damaskus, Pekan Film Indonesia menjadi buah bibir di media massa, kalangan korps diplomatik, dan khalayak ramai," tuturnya. "Puluhan media massa menyiarkan perhelatan Pekan Film Indonesia dan mengulas film-film Indonesia, juga menjadi pembicaraan di media sosial."

Seusai menonton film Habibie-Ainun, Direktur Jenderal Perfilman Suriah Murad Syahin memuji kualitas film Indonesia. "Saya kagum dengan film Habibie-Ainun. Saya mengharapkan film-film berkualitas tinggi seperti ini dapat dinikmati semakin luas bagi rakyat Suriah di layar televisi dalam bentuk film seri atau sinetron."

Ibu rumah tangga bernama Abir Abdul Kadir tidak berhenti menangis setelah menonton Habibie-Ainun. "Sangat menyentuh dan mengharukan,"katanya sambil menyeka air mata. "Sebuah contoh tokoh mengagumkan. Habibie sangat mencintai dan setia kepada istrinya, Ainun. Dia juga seorang patriot negara dan ilmuwan jenius."

Pejabat Penerangan, Sosial, dan Budaya KBRI Damaskus A.M. Sidqi menjelaskan Pekan Film Indonesia di Damaskus merupakan yang terakhir dari rangkaian Pekan Film Indonesia digelar di Lattakia (21—23 Oktober), Homs (28—30 Oktober), dan Kota Damaskus (5—7 Oktober).

Sebanyak tiga film diputar berkeliling di ketiga kota itu, yaitu Habibie-Ainun (MD Pictures), 5 Cm, dan Tenggelamnya Kapal Van der Wijck (Soraya Intercine). KBRI Damaskus telah mendapatkan izin hak siar dari masing-masing rumah produksi untuk memutar film-film ini di teater.

KBRI Damaskus berencana menggelar acara kebudayaan lebih besar dan meriah tahun depan. "Bukan hanya film, tetapi juga seni musik, rupa, tari, dan lukis dalam suatu kemasan Festival kebudayaan Indonesia dengan menghadirkan maestro dari Indonesia," ujar Sidqi. "Tentu saja kita berharap kondisi Suriah sudah lebih aman dan damai ke depannya."

Harimau Arab. (Saudi 24 News)

Saudi berlakukan denda Rp 1,5 miliar bagi pemburu harimau Arab

Siapa saja berburu tanpa izin buat pertama kali bakal didenda Rp 37,5 juta.

Penhyanhyi asal Kiuwait Ibtisam Hamid, dikenal dengan nama Basma al-Kuwaitiyah, pada Februari 2021 mengumumkan telah keluar dari Islam dan menjadi penganut Yudaisme. (Screencapture/Twitter)

Penyanyi Kuwait pindah agama jadi penganut Yudaisme

Langkah Basma ini mengikuti jejak penyiar Kuwait Muhammad Mukmin. Dia bulan lalu mengumumkan lewat media sosial, dirinya telah keluar dari Islam dan menjadi pengikut Yesus.

Pembangunan pagar beton dimulai pada 2020 di kawasan wisata Syarm asy-Syekh di tepi Laut Merah, Semenanjung Sinai, Mesir. (Guardian/Anonymous)

Mesir bangun pagar beton sepanjang 36 kilometer buat lindungi para pelancong di Syarm asy-Syekh

Mesir tahun lalu meresmikan sebuah museum dengan koleksi beragam artefak negara Nil itu di Syarm asy-Syekh. Universitas Raja Salman juga sudah beroperasi di sana.

Pelayan di restoran bertema zombie di Kota Jeddah, Arab Saudi. (YouTube)

Restoran bertema zombie dan setan beroperasi di Makkah

Di pintu masuk terdapat manekin pocong. Pelayannya memakai topeng wajah seram. Salah satu menunya adalah jus disajikan dalam bentuk darah infus.





comments powered by Disqus