pelesir

Habiskan malam bareng Reina

Pesohor dunia seperti Daniel Craig, Kylie Minogue, Naomi Watts, dan Jon Bon Jovi juga pernah ke sana.

02 Januari 2017 07:42

Ia bagai bidadari, diimpikan dan dikejar orang saban malam. Kehidupannya dimulai ketika malam datang dan ia setia berada di tepi Selat Bosphorus, tepat di bawah jembatan menghubungkan Kota istanbul bagian Asia dan Eropa.

Klub malam Reina di Distrik Ortakoy, Istanbul bagian Eropa, selalu menjadi lokasi idaman bagi kaum supertajir dari beragam negara. Bangunan dua lantai terdiri dari sejumlah bar dan lantai dansa ini sudah tegak di sana sejak 2003, menurut GC Prive, perusahaan manajemen kekayaan asal London merekomendasikan tempat hiburan itu kepada para kliennya.

Pemandangan indah, layanan keren, dan beragam inovasi telah menjadikan Reina sebagai permata malam Istanbul. Pesepak bola top dan bintang opera sabun Turki, pelancong serta pebisnis dari seluruh dunia juga kesengsem dengan Reina. Pesohor dunia seperti Daniel Craig, Kylie Minogue, Naomi Watts, dan Jon Bon Jovi juga pernah ke sana.

Reina kerap mendapat pujian dari beragam media panduan wisata sebagai lokasi terbaik di Istanbul. Pada 2011, the Guardian menggambarkan Reina sebagai tempat di mana bank-bankir investasi Turki menghabiskan malam dengan berdansa di tepi Bosphorus.

Bagi yang ingin ke sana tapi tidak mau terjebak macet, bisa menumpang kapal cepat. Reina mampu menampung hingga 700 orang.

Menurut situs World's Best Bars, Reina selalu kebanjiran tamu pesohor, model, konglomerat, dan pemilik media di Turki.

Tapi tidak gampang menjadi tamu Reina meski Anda mampu merogoh kocek 18 poun sterling untuk membayar tiket masuk. Petugas keamanan akan begitu cermat menelisik apakah penampilan Anda untuk memastikan Anda benar-benar berkantong tebal.

Sejak Ahad dini hari lalu, ketika kalender baru saja berganti, Reina bukan sekadar menjadi pemuas tamu ingin menikmati hiburan malam di Istanbul. Orang ingin atau sudah ke sana barangkali akan selalu mengenang horor pernah terjadi di Reina pada permulaan 2017, menewaskan 39 orang dan mencederai 69 lainnya.    

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hampir setengah dari situs bersejarah Yahudi di Suriah hancur karena perang

Situs Yahudi terancam hancur di Suriah adalah Sinagoge Bandara di Kota Aleppo dan Sinagoge Nabi Elijah di Ibu Kota Damaskus.

Jamal Khashoggi, pengkritik pemerintah Arab Saudi. (Twitter)

Perusahaan film asal Inggris akan buat film mengenai pembunuhan Jamal Khashoggi

Mayatnya dimutilasi namun sampai sekarang Saudi masih merahasiakan di mana potongan-potongan tubuh Khashoggi dikubur.





comments powered by Disqus