pelesir

Liburan Raja Salman dan lawatan Presiden Yaman

Presiden Hadi dan Raja Salman direncanakan bertemu di Bali.

07 Maret 2017 15:00

Barangkali bukan sebuah kebetulan Raja Arab Saudi memperpanjang masa liburannya di Bali dari 4-9 Maret, menjadi hingga 12 Maret.

Dalam periode ini, Presiden Yaman Abdu Rabbu Manshur Hadi datang ke Jakarta buat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Indian Ocean Rim Association (IORA), dibuka hari ini oleh Presiden Joko Widodo. Dalam pertemuan ini, Hadi dijadwalkan bercerita soal Perang Yaman sudah berlangsung sejak Maret 2015.

Bagi Presiden Hadi, Raja Salman adalah penolong. Ketika Maret 2015 pemberontak milisi Syaih Al-Hutiyun disokong pasukan loyalis mantan Presiden Yaman Ali Abdullah Saleh menguasai Ibu Kota Sanaa, termasuk istana presiden, Hadi lari ke Arab saudi meminta bantuan Raja Salman.

Pada 22 Maret 2015, Arab Saudi memutuskan memimpin pasukan koalisi Arab untuk menggempur Al-Hutiyun, buat mengembalikan kekuasaan rezim hadi. Enam bulan setelah mengasingkan diri di Ibu Kota Riyadh, Arab Saudi, pada September 2015 Hadi kembali ke Aden, selatan Yaman.

Kehadiran dua sekutu ini memunculkan spekulasi keduanya bakal bertemu. Albalad.co mendapat informasi sehabis menghadiri KTT IORA, Hadi akan terbang ke Bali buat menemui Raja Salman, membahas perang tidak berkesudahan di negerinya.

Ahmad Suryana, Kepala Urusan Media Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta, mengaku tidak mengetahui mengenai rencana pertemuan Presiden Hadi dan Raja Salman di Bali.

Pihak Kedutaan Yaman di Jakarta membantah soal itu. "Presiden Hadi langsung pulang sehabis menghadiri KTT IORA.

Ilustrasi perempuan Arab sedang berbicara di telepon seluler. (Arab News)

Pacaran tidak lagi tabu di Arab Saudi

Keduanya ketahuan oleh polisi syariah saat sedang berduaan di dalam mobil. Fadilah ditangkap tapi pangrean dibebaskan.

Lukisan wajah Yesus berjudul Salvator Mundi (Sang Penyelamat Dunia) karya Leonardo Da Vinci. (Arabian Business)

Arab Saudi akan bangun museum buat pajang lukisan wajah Yesus milik Bin Salman

Anak dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz ini membeli lukisan buatan Leonardo da Vinci itu seharga Rp 6,3 triliun tiga tahun lalu.

UNHCR Eminent Advocate Dato Tahir menggendong Hanan, anak pengungsi Suriah tinggal bersama orang tuanya di sebuah kamp di Distrik Zajla, Lembah Bekaa, Libanon. (Faisal Assegaf/Albalad.co)

Hampir setengah dari situs bersejarah Yahudi di Suriah hancur karena perang

Situs Yahudi terancam hancur di Suriah adalah Sinagoge Bandara di Kota Aleppo dan Sinagoge Nabi Elijah di Ibu Kota Damaskus.

Raja Arab Saudi Salman bin Abdul Aziz. (Al-Arabiya)

Raja Salman berlibur di kota raksasa Neom

Pemerintah telah memberikan kontrak kepada beberapa perusahaan konstruksi setempat untuk membangun lima istana bagi Raja Salman, Pangeran Muhammad bin Salman, dan pangeran senior lainnya.





comments powered by Disqus